Categories: Otomotif

DKI Jakarta PSBB Transisi Lagi, Ganjil Genap Diberlakukan?

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi mulai besok 12 Oktober 2020. Lalu apakah kebijakan ganjil genap kendaraan bermotor juga akan diberlakukan lagi?

Kebijakan PSBB Transisi di DKI Jakarta akan diterapkan lagi mulai besok (12/10). Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem darurat, dengan memberlakukan PSBB ketat mulai 14 September 2020, hingga berakhir hari ini, Minggu (11/10).

Selama berlangsungnya PSBB ketat, kebijakan ganjil genap kendaraan bermotor di DKI Jakarta ditiadakan. Setelah PSBB ketat berakhir dan diganti dengan PSBB Transisi mulai 12 Oktober-25 Oktober, muncul pertanyaan, bagaimanakah dengan kebijakan ganjil genap Jakarta?

Dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, kebijakan ganjil genap kendaraan bermotor belum akan diberlakukan selama PSBB Transisi.

“Kebijakan ganjil genap belum diberlakukan (selama PSBB Transisi-Red) mas,” singkat Syafrin, melalui aplikasi pesan whatsapp, kepada detikOto, Minggu (11/10).

Sebagai informasi, peraturan ganjil genap kendaraan bermotor di DKI Jakarta diberlakukan untuk mengurangi masalah kemacetan dan mengurangi polusi udara di DKI Jakarta. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Gubernur No. 88 Tahun 2019. Waktu pemberlakuan ganjil genap dibagi dua tahap, pagi dan sore hari.

Rinciannya, pada pagi hari ganjil genap berlaku mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan pada sore hari pukul 16.00-21.00 WIB. Ganjil genap diterapkan setiap Senin-Jumat, tanggal ganjil hanya boleh dilintasi kendaraan pelat ganjil dan tanggal genap hanya boleh kendaraan pelat genap. Ganjil genap diberlakukan di 25 ruas jalan di Jakarta.

Setelah disetop lama akibat periode PSBB sejak bulan April, kebijakan ganjil genap sempat diberlakukan kembali mulai 3 Agustus di periode new normal. Bahkan waktu itu sudah ada wacana memperluas kebijakan ini, dengan memasukkan sepeda motor sebagai jenis kendaraan yang terkena aturan ganjil genap.

Menyusul meningkatnya kasus postif virus Corona di DKI Jakarta, kebijakan PSSB ketat kembali diberlakukan mulai 14 September. Beriringan dengan hal itu, kebijakan ganjil genap kendaraan bermotor pun ditiadakan untuk sementara.

|DETIK.COM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Kisah Haru di Lokasi Kebakaran Kayu Sisa Aceh Utara…

LHOKSUKON - Nafis terpaksa menghabiskan lebaran Idul Adha kali ini di lokasi kebakaran sisa baju…

4 hours ago

Hadiri Khanduri Laot dan Santunan Anak Yatim, Bupati Al-Farlaky Ajak Sinergi Bangun Aceh Timur

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menghadiri kegiatan Khanduri Laot…

1 day ago

Helikopter Water Bombing Padamkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara

LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di tumpukan kayu sisa banjir Desa Babah…

2 days ago

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak 200 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

3 days ago

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

3 days ago

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan di ajang Top CSR Awards 2026.…

3 days ago

This website uses cookies.