Categories: News

Covid-19 Aceh Urutan 20 Nasional, Penderita Baru 19 Orang

Banda Aceh—Kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Aceh berada pada urutan ke-20 dari 34 provinsi di Indonesia. Data terakhir pada laman covid19.go.id/peta-sebaran menunjukkan, data Covid-19 Aceh 2.023 kasus, berada di bawah Maluku dengan 2.144 kasus dan di atas Maluku Utara dengan 1.887 kasus), per 6 September 2020.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) menjawab isu seolah-olah jumlah kasus Covid-19 Aceh sudah mendekati atau bahkan sudah di atas rata-rata Nasional, Senin (7/9/2020).

Menyangkut penambahan kasus Covid-19 di Aceh yang mencapai puluhan orang dalam seminggu terakhir, SAG menjelaskan, grafik kasusnya-nya memang berfluktuasi setiap hari. Hari ini dilaporkan ada 19 orang positif baru Covid-19, kemarin dilaporkan 78 orang, dan esoknya bisa jadi tidak ada kasus.

“Kasus positif baru juga naik-turun secara nasional, tapi data epidemiologis mingguan menunjukkan tren yang terus meningkat. Karena itu diminta disiplin menjalankan protokol kesehatan agar kurva epidemiologi Covid-19 Aceh dan nasional melandai,” jelas SAG.

Selanjutnya ia juga melaporkan jumlah akumulatif Covid-19 di Aceh per tanggal 7 September 2020, pukul 15.00 WIB, telah mencapai 2.041 orang. Penambahan kasus positif baru hari ini sebanyak 19 orang. Rinciannya, 1.260 orang dalam perawatan rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri, 700 orang dinyatakan sembuh, 81 orang meninggal dunia.

Kasus-kasus positif baru meliputi warga Banda Aceh dan Sabang masing-masing 5 orang. Warga Aceh Besar 4 orang. Sedangkan warga Aceh Barat, Pidie, Bireuen, dan Pidie Jaya, masing-masing 1 orang. Sisanya 1 orang merupakan warga dari luar Aceh.

“Ada 3 pasien Covid-19 dilaporkan meninggal dunia, yakni masing-masing warga Aceh Tengah, Pidie, dan warga Nagan Raya,” kata SAG.

Sementara itu, ia melaporkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulasi sebanyak 301 orang. Ada penambahan PDP baru sebanyak 2 orang. Dari jumlah tersebut, 51 PDP dalam penanganan tim medis dan 233 telah sembuh dan 17 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini bertambah 13 orang, yang secara akumulatif menjadi 2.544 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.450 orang sudah selesai masa pemantauan, dan sebanyak 94 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19, urainya.

|RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…

2 days ago

Bupati Aceh Utara ; Tunda Aturan Desil Hingga Juli demi Akses Berobat Warga

ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE., MM., menyampaikan pernyataan tegas dalam…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…

3 days ago

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

4 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

5 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

6 days ago

This website uses cookies.