Categories: News

Aceh Utara Canangkan Gerakan Lawan Rentenir

LHOKSUKON- Baitul Mal Kabupaten (BMK) Aceh Utara menyerahkan peminjaman modal usaha kepada pelaku usaha menegah kecil tanpa bunga untuk memberantas pimjaman dari rentenir berkedok koperasi.

Pemberian modal usaha itu diberikan kepada masyarakat yang memiliki usaha produktif dalam pemberdayaan ekonomi umat, membentuk sebuah unit khusus yang mengelola pemberdayaan ekonomi. pemberian modal usaha produktif ini diberinama Unit Pengelola Zakat, Infaq dan Shadaqah Produktif (Upzis-Pro).

“Ditahun 2020 Upzis-Pro mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 1 Miliyar untuk bantuan usaha bagi masyarakat yang memiliki usaha produktif,” Kata Kepala BMK Aceh Utara, Teuku Yusradi Ismail kepada awak media, Rabu (2/9/2020).

Yusradi menyebutkan jumlah pemohonan bantuan modal usaha yang telah masuk di Upzis-Pro sebanyak 800 buah, sedangkan yang sudah diverifikasi sebanyak 255 mustahik perorangan, dengan jumlah besaran modal diberikan berkisar Rp 1 Juta hingga Rp 3 Juta rupiah.

“Bantuan modal yang Upzis-Pro berikan kepada mustahik, menganut system Pembiayaan Qhardhul Hasan, yaitu Pembiayaan yang bukan transaksi komersial, Dengan Qardhul hasan atau qard al hasan adalah produk pembiayaan (permodalan) bagi usaha mikro yang tidak memberikan keuntungan financial bagi pihak yang meminjamkanm,”katanya.

Sumber dana utama yang disalurkan oleh Upzis-Pro kepada mustahik dari Zakat, Infak dan Shadaqah (ZIS) yang telah dianggarkan oleh Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara, dan dana bergulir yang terdapat pada kas Upzis-Pro Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara.

Yusradi mengatakan peminjam wajib mengembalikan modal sebesar yang dipinjamkan tanpa bunga. Untuk pengembalian selama jangka waktu satu tahun hingga dua tahun dan ini merupakan bantuan modal diberikan bergilir dan bergulir.

Syarat untuk memperoleh bantuan, para pelaku usaha kecil, mengajukan permohonan bantuan modal usaha kepada Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara c/q. Ketua Upzis Pro, dengan menyertakan surat keterangan kurang mampu, surat keterangan usaha, foto usaha, fotocopy KTP, KK dan Pasfoto.

“Permohonan yang telah memenuh isyarat, akan diverifikasi dan bila dianggap layakakan dibantu,”katanya. Program ini sejalan dengan arahan Bapak Bupati Aceh Utara untuk pengentasan kemiskinan dan melahirkan lapangan kerja dan usaha produktif.

“Penegasan misi Bupati Aceh Utara diingatkan berulang kepada kami, serta utamanya pada program membantas rentenir lewat penyediaan modal usaha,”ujarnya.

Yusradi menyebutkan Upzis Pro telah dijalankan di Baitul Mal Aceh Utara sejak tahun 2017 dengan jumlah modal yang dikucurkan Rp220 juta disalurkan kepada 231 Mustahik. Pada tahun 2018 modal yang dikucurkan Rp149 juta dengan jumlah mustahik 126 orang, dan pada tahun 2019 modal yang dikucurkan Rp145 juta dengan jumlah 150 mustahik. Total modal yang dikucurkan untuk tiga tahun Rp524 juta dengan jumlah 507 mustahik.

Dia menambahkan ditahun 2020 jumlah mustahik 500 orang untuk tahun anggaran 2020. Dan 400 orang penerima bantuan modal usaha di tahun 2020 sumber modal dari dana pengembalian tahun 2019.

“Disini kita sampaikan setiap tahun baitul Mal Aceh Utara mengaggarkan bantuan modal usaha lewat Upzis Pro Rp1 miliar. Mulai sekarang para pelaku usaja kecil tidak perlu pinjam modal pada rentenir dengan yang mencekik leher,”katanya.

|RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

10 hours ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

10 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

1 day ago

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…

1 day ago

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

1 day ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

2 days ago

This website uses cookies.