Categories: News

Halo Pak Suaidi, Dengar Ini Keluhan Warga Anda, Jangan Bayar Rumah Murah

LHOKSEUMAWE- Puluhan warga Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe mendatangi gedung DPRK Kota Lhokseumawe untuk mengadu terkait biaya rumah yang akan dirusak untuk dibangun jalan di pesisir pantai kawasan tersebut. Mereka menilai pembayar ganti rugi bangunan itu tidak wajar.

Kedatangan mereka disambut oleh Wakil Pimpinan DPRK Kota Lhokseumawe, T. Sofyanus didampingi anggota lainnya, Azhari, Jailani Usman dan Dicky Saputra.

“Tujuan kami ke DPRK Kota Lhokseumawe untuk menyampaikan keluhan terkait ganti rugi biaya rumah kami yang akan dibongkar untuk pembangunan jalan di sekitar pinggir pantai,” kata Seorang perwakilan warga, Abdul Hadi, Senin (31/8/2020).

Abdul Hadi menyebutkan akibat pembangunan jalan itu ada 35 rumah warga yang berdampak, meskipun sebelumnya pemerintah sudah memberitaukan pihaknya agar rumah itu akan dikosongkan. Namun, dikarenakan pembayaran ganti rugi tidak wajar, maka pihaknya tetap bertahan hingga saat ini.

“Rumah yang kami bangun itu milik pemerintah, tapi sudah sangat lama kami tempati. Disini pun kami meminta pembayaran yang sesuai,” kata Hadi.

Hadi mengatakan pihaknya sangat mendukung langkah Pemkot Lhokseumawe untuk melakukan pembagunan jalan dan tentunya nanti tata ruang Kota Lhokseuamawe sangat bangus, tapi disini pihaknya meminta pembayaran ganti rugi itu harus sesuai.

“Sebelumnya kami ada melakukan musyawarah dengan perangkat desa, namun tidak ada kesepakatan biaya ganti rugi yang kami terima. kemudian itu ada dibuat lagi rapat di Kantor Pekerjaan Umum (PU) Kota Lhokseumawe dan hanya diwakili tiga orang, namun tetap tidak ada keputusan sama sekali,” ujarnya.

Namun, tiba-tiba empat hari lalu kami baru menerima surat penetapan dan rincian daftar penerima belanja bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena dampak proyek pembangunan nasional kegiatan skala kawasan di kawasan Kampung Jawa – Hagu Pada Dinas PUPR Kota Lhokseumawe anggaran 2020.

“Tentu kami tidak menerima biaya tersebut, karena menilai biaya ganti rugi itu tidak sesuai dengan rumah yang udah kami bangun puluhan tahun. Disini kita juga meminta Pemkot Lhokseumawe untuk mengecek dulu ke lokasi sebelum melakukan pembongkaran,”harapnya.

Sedangkan Wakil Pimpinan DPRK Kota Lhokseumawe, T. Sofyanus mengatakan terkait keluhan warga Kampung Jawa Lama ini segera akan di tindak lanjuti.

“Tadi kita sudah mendegar langsung keluhan warga terkait tidak wajarnya dibayar ganti rugi rumah mereka itu. Dalam segera juga kita akan memanggil dinas terkait untuk mempertayakan hal tersebut,” kata T. Sofyanus kepada awak media di kantor DPRK Lhokseumawe.

|TIM|MU|AT

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

36 minutes ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

39 minutes ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

16 hours ago

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…

16 hours ago

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

1 day ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

2 days ago

This website uses cookies.