Categories: News

Halo Nelayan Aceh, Waspadai Banjir Rob

BANDA ACEH– Akibat cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Provinsi Aceh, maka para nelayan dan kapal yang melayani jasa penyebrangan, diimbau untuk tidak beraktivitas sementara waktu.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun I Sultan Iskandar Muda, Zakari mengatakan, gelombang laut di Provinsi Aceh tergolong cukup tinggi.

“Kondisi gelombang laut di perairan Aceh cukup tinggi dan sudah tergolong dalam kategori cuaca ekstrem, maka untuk sementara waktu alangkah baiknya untuk nelayan dan penyedia jasa penyebrangan agar tidak memaksa untuk melaut,” ujar Zakaria, Selasa, 4 Agustus 2020.

Zakaria menambahkan, hal lain yang perlu diantasipasi adalah, mengenai banjir rob atau banjir yang diakibatkan oleh air laut pasang, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah tepi pantai.

Tingginya gelombang laut tersebut, disebabkan oleh Siklon Tropis Sinlaku di Laut Cina Selatan, yang menyebabkan tekanan renda di wilayah Asia, sehingga berdampak pada cuaca diwilayah Aceh.

“Terjadi pembelokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh, sehingga dampak yang dihasilkan berupa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, angin kencang dan tinggi gelombang,” tutur Zakaria.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun I Sultan Iskandar Muda, mengeluarkan peringatan dini tentang cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan Aceh.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun I Sultan Iskandar Muda, Zakaria mengatakan, saat sekarang ini gelombang laut di perairan Aceh tinggi dan dinyatakan sebagai cuaca ekstrem.

Zakaria menambahkan, ketinggian gelombang laut di perairan Sabang – Banda Aceh mencapai 2,50 meter, Perairan Utara Sabang 6 meter, perain Utara – Timur Aceh 1,25 meter, Barat – Selatan Aceh 4 meter, Selat Malaka Bagian Utara 4 meter, Samudera Hindia Barat Aceh 6 meter.

|tg

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

8 Bulan Pascabanjir, Jalan Sawang Tak Kunjung Pulih, Tiga Desa di Aceh Utara Masih Terisolir

ACEH UTARA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara telah melakukan penanganan terhadap kerusakan akses jalan di…

4 hours ago

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Terima Bantuan Alkes Dari RSO Soeharso Surakarta

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menerima bantuan alat kesehatan ortotik prostetik (OP) dari…

23 hours ago

1 September 2026, Harga BBM Non Subsidi Naik, Segini Rinciannya

Medan – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar…

23 hours ago

Lhokseumawe Darurat Celana Pendek, Menunggu Aksi Sayuti

Lhokseumawe tampaknya perlu memberi perhatian serius terhadap persoalan busana di ruang publik. Celana pendek di…

2 days ago

PWI Lhokseumawe Oknum TNI Pukul Wartawan di Aceh Utara ke Denpom

ACEH UTARA — Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe, Haiqal Alfikri, melaporkan dua anggota TNI…

2 days ago

Tok, Ayahwa Gratiskan Denda PBB Selama 16 Tahun

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memberikan kabar baik bagi masyarakat yang masih memiliki…

2 days ago

This website uses cookies.