Categories: News

Dituduh Ajari Anak Curi Kotak Amal, Kepala SLB Laporkan 4 Media Sosial ke Polres Aceh Utara

ACEH UTARA – Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Bireuen, Istiarsyah, Senin (3/8/2020) sore melaporkan empat akun media sosial ke Polres Aceh Utara.

Laporan itu terkait viral video dirinya dengan tuduhan ayah mengajarkan anaknya mencuri kotak amal masjid di Desa Alue Bili, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.

Keempat akun media sosial itu yakni instagram @acehworldtime, facebook atasnama Hendra Gunawan dan chanel youtube Tek Matok dan Serry Qury.

“Saya sungguh menyesalkan tindakan empat akun media sosial itu. Anak, istri dan orang tua saya serta keluarga besar sangat terpukul atas tuduhan mereka tanpa memeriksa kebenaran,” kata Istiarsyah kepada wartawan di Lhokseumawe, Kamis (4/8/2020).

Dia menceritaan, kejadian itu terjadi Rabu (29/07/2020), dia bersama keluarga melakukan perjalanan pulang kampung dari Bireuen menuju Sungai Raya, Aceh Timur. setiba di Masjid tersebut kami menunaikan shalat dzuhur. Ini bukan yang pertama kali kami singgah di masjid tersebut.

Padahal waktu itu, anaknya mengangkat sebuah kotak amal kayu berwarna hijau yang ternyata kotak amal itu kuncinya sudah rusak dan di dalamnya ada sejumlah uang. Uang itu lalu dimasukan ke kotak amal yang bagus dan terkunci.

Lalu kotak amal yang rusak itu disimpan di belakang mimbar, agar yang ingin bersedekah tidak lagi memasukan ke kotak amal rusak, namun ke kotak amal yang terkunci.

“Sampai di rumah saya terkejut, banyak orang menelpon setelah melihat postingan akun @acehwordltime itu. Lalu akun facebook dan youtube lain turut memposting. Mereka lalu menghapus postingan itu, apakah semudah itu sesudah memfitnah orang, rusak nama baik orang, sekadar hapus dan tulis kata minta maaf di medsos,” katanya.

Bahkan, setelah kasus itu viral, orangtuanya mengalami darah tinggi dan sakit di rumah.

Dia berharap, polisi memproses kasus itu sesuai hukum yang berlaku. “Agar jadi pelajaran bagi kita semua, hati-hati memposting informasi yang belum akurat kebenarannya di media sosial,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan video itu viral di media sosial. Lalu, akun @acehwordltime telah meminta maaf dan menghapus video yang telah diunggah selama 11 jam tersebut.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

10 hours ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

10 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

1 day ago

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…

1 day ago

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

1 day ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

2 days ago

This website uses cookies.