ACEH TAMIANG– Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, sejak hari ini, Kamis (30/7/2020) menutup ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang. Langkah itu diambil seiring 11 dokter dan dua perawat di ruangan itu positif terpapar virus corona atau Covid-19.
Kepala Hubungan Masyarakat Aceh Tamiang, Agusliana Devita, dalam siaran persnya, menyebutkan, penutupan sementara itu dilakukan untuk sterilisasi seluruh ruangan dan peralatan medis.
“Termasuk tenaga medis di ruangan itu kita ambil sampel swabnya, ruangan kita semprot disinfektan, peralatan medis disterilkan,” katanya.
Untuk pelayanan sementara, dibangun tenda darurat di halaman gedung RSUD Aceh Tamiang.
Dia menyebutkan, untuk layanan rawat jalan masih dibuka. Sedangkan layanan lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina. “Jika swab tenaga medis dan dokter positif, maka akan ditangani segera. Jika negatif maka akan kita minta bekerja kembali. Kami terus memperhatikan perkembangan hari ke hari seluruh tenaga medis yang bertugas di IGD,” katanya.
Dia menyebutkan hingga saat ini, kabupaten itu tercatat 27 orang positif corona, dengan rincian delapan sembuh, 19 dalam perawatan.
“Kami imbau masyarakat patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.
|KCM
Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…
LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…
BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…
JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kasus serius. Mantan Kapolri yang kini…
#Aceh Timur Instansi Pertama di Provinsi Aceh yang Memperoleh Rekomendasi BKN JAKARTA – Bupati Aceh Timur…
Medan – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menerima kunjungan Komisaris PT…
This website uses cookies.