Categories: Advertorial

New Normal, Petani Binaan Perta Arun Gas Panen Buah Naga, Jambu Madu dan Mentimun

LHOKSEUMAWE – Menghadapi new normal, Petani Mitra Binaan Perta Arun Gas kembali melakukan Panen buah naga sebanyak 4000 kg (dua kali panen 1500kg & 2500kg). Tidak hanya itu, pada Juni 2020, Para petani juga telah melakukan panen sebanyak 387 kg buah Jambu Madu, dan panen perdana 899 kg mentimun di desa Padang Sakti, Lhokseumawe, 13 Juni 2020.

Walaupun sedang menghadapi tahap new normal, panen ini tetap dilakukan dengan mengikuti aturan protokol covid -19.

Ahmad Sujandhi, Corporate Secretary PAG menjelaskan bahwa di tengah Pandemi ini, PAG tetap melakukan berbagai upaya dalam program CSR-nya untuk dapat membantu meningkatkan beban ekonomi Petani Binaan yang ada di 13 Desa Kecamatan Muara Satu agar tetap memperoleh penghasilan.

Dengan adanya kebijakan new normal ini, PAG semakin mendorong pelaku usaha binaannya untuk terus beraktifitas. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol Covid-19 yang berlaku sesuai dengan arahan Pemerintah.

” Alhamdulillah, dalam situasi pandemi dan menghadapi kebijakan new normal seperti ini, Petani Binaan PAG semakin produktif dalam melakukan pengembangan usahanya. Hal ini dapat terlihat dari hasil panen para petani. Semenjak Pandemi Covid- 19, para petani tetap produktif melakukan kegiatannya.” Jelas Ahmad.

” 1500 kg Buah naga ini akan dipasarkan dengan harga per kilo nya sebesar 28 ribu rupiah. Untuk 387 Buah Jambu madu, akan dipasarkan dengan harga per kilonya sebesar 20 ribu rupiah. Kemudian mentimun akan dipasarkan dengan harga perkilo 5 ribu rupiah. ” tambah Ahmad

Untuk buah naga, sampai dengan Juni 2020, Para Petani telah mendapat hasil panen sebanyak 4000 kg buah naga. Hasil Panen mereka akan didistribusikan ke pasar yang ada di Lhokseumawe untuk dijual.

” Kami sangat mengapresiasi semangat dan kegigihan para pelaku usaha binaan PAG dalam menjalankan usahanya ditengah situasi seperti ini. Tentunya kami berharap permintaan dipasar akan kembali seperti meningkat seperti di awal. sehingga para pertani dapat kembali memperoleh penghasilan tetap seperti sebelumnya. Dengan adanya kebijakan ini, Para pelaku usaha yang ada di 13 Desa Binaannya dihimbau untuk selalu menjaga kesehatan dan juga tetap hidup bersih guna mencegah penyebaran virus covid -19 ini” pungkas Ahmad.

|RI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Al- Farlaky Serahkan 6 Armada Ambulans Baru untuk Puskemas

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mulai menjawab kebutuhan kendaraan…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Penegakan Hukum dan Perkuat Pengawasan Takaran BBM di SPBU

Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menegaskan komitmennya untuk memastikan penyaluran…

2 days ago

Gas Realisasi APBK- P, Bupati Al Farlaky Minta OPD Kebut Paket Pekerjaan

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin Rapat Koordinasi dan…

2 days ago

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…

3 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

3 days ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

3 days ago

This website uses cookies.