JAKARTA – Pemerintah menerapkan aturan IMEI untuk mencegah peredaran ponsel ilegal pada 18 April 2020. Ponsel dengan IMEI ilegal akan diblokir atau tidak mendapatkan sinyal jaringan operator.
Oleh karena ini, masyarakat diminta kritis dan cerdas dalam membeli ponsel setelah aturan tersebut berlaku. Caranya dengan melakukan pengecekan IMEI di website resmi Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Apabila belum terdaftar, ada kemungkinan ponsel merupakan ponsel ilegal. Sebelum menuju website Kemenperin, berikut empat cara untuk mengetahui nomor IMEI pada ponsel:
1. Bodi Belakang Ponsel
Ketika Anda membeli ponsel baru coba perhatikan bodi bagian belakangnya. Biasanya ada cetakan stiker nomor IMEI. Namun tidak semua vendor menyertakan nomor IMEI pada bagian bagian belakang ponselnya.
2. Kotak Ponsel
Nomor IMEI juga bisa Anda lihat di kotak ponsel. Biasanya nomer IMEI ditempatkan bersama serial number ponsel tersebut.
3. Menu Pengaturan
Nomor IMEI bisa Anda lihat melalui menu pengaturan. Untuk perangkat iPhone langkahnya yakni buka menu Setting > General > About. Sedangkan untuk Android terdapat di menu Setting > About Phone > Status.
4. Tekan *#06#
Apabila pada bagian belakang ponsel Anda tidak ada stiker nomor IMEI, kotak ponsel pun tidak tahu berada di mana, Anda bisa menekan tombol *#06# di menu panggilan telepon dan nomor IMEI akan otomatis muncul pada layar. |OKZ
LHOKSEUMAWE – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe menegaskan akan menempuh langkah hukum terkait dugaan penganiayaan terhadap…
LHOKSEUMAWE – Kasus Syukri (48), petani asal Gampong Bayi, Dusun Rubiah, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh…
BANDA ACEH — Kabar baik bagi masyarakat dan wisatawan yang sedang mencari penginapan nyaman dengan…
ACEH UTARA – Insiden yang menimpa Haiqal saat pertandingan turnamen sepak bola di Kecamatan Tanah Luas…
ACEH UTARA – Wartawan Beritamerdeka.net, Haikal Alfikri, mengungkap kronologi dugaan pemukulan terhadap dirinya oleh dua oknum…
ACEH UTARA - Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Habitat for Humanity Indonesia memperkuat kapasitas masyarakat…
This website uses cookies.