Categories: Tekno

Halo Rakyat Aceh, Ikuti KPI Award 2022

Banda Aceh – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh yang dipimpin oleh Faisal Ilyas selalu Ketua melakukan audiensi dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Kamis siang, 1 September 2022.

Kehadiran rombongan KPI Aceh ke DPRA disambut Ketua Komisi I DPRA Iskandar Usman Al Farlaky, Wakil Ketua Komisi Samsul Bahri bin Amiren (Tiyong) dan para anggota seperti Tezar Azwar, Ustaz Irawan Abdullah dan Ibu Nuraini Maida.

Audiensi dilakukan dalam rangka menyampaikan isu-isu terbaru dalam dunia penyiaran di Aceh.

Selain Faisal Ilyas selaku Ketua KPI Aceh, audiensi ini juga dihadiri para Komisioner KPI Aceh lainnya seperti Teuku Zulkhairi, Acik Nova, Ahyar dan Putri Novriza.

Di antara isu yang dibahas adalah tentang pengawasan isi siaran, Qanun Penyiaran, agenda Analog Switch Off (ASO) atau Migrasi TV analog ke Digital oleh pemerintah pusat. Isu berikutnya yang dibahas yaitu agenda KPI Aceh menyelenggarakan “KPI Aceh Award” pada Oktober nanti.

Faisal Ilyas mengatakan bahwa pada program “KPI Aceh Awards” ini KPI Aceh akan memberikan Award atau penghargaan bagi sejumlah lembaga penyiaran yang memenuhi kriteria KPI Aceh.

“Pemberian Award ini merupakan agenda penting KPI Aceh di tahun 2022 ini,” ujar Faisal Ilyas.

Komisioner KPI Aceh bidang pengawasan isi siaran, Teuku Zulkhairi mengatakan KPI Aceh hingga saat ini terus berupaya mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi mengawasi isi siaran TV dan Radio di Aceh agar sejalan dengan aturan yang berlaku.

“KPI Aceh sudah meluncurkan Nomor Hotline aduan isi siaran di nomor . Ini bagian dari upaya kita untuk menyakiti keinginan masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi mengawasi isi siaran agar selalu sehat dan edukatif bagi publik,” ujar Teuku Zulkhairi.

Dalam pertemuan ini, salah satu anggota Komisi I DPRA menyampaikan kepada para Komisioner KPI Aceh bahwa ada isi siaran TV yang mengesankan promosi LGBT dan oleh sebab itu KPI Aceh diminta untuk mengawasi secara ketat agar seluruh isi siaran TV dan Radio yang tayang di Aceh dapat sejalan dengan Syari’at Islam DNA kearifan lokal yang berlaku di Aceh.

Sementara itu, Komisioner KPI Aceh lainnya, Acik Nova menyampaikan sejumlah hal yang menjadi problem dalam kerja-kerja KPI Aceh seperti tidak ada alat pengawasan isi siaran dan sebagainya.

Komisioner lainnya Ahyar ST menyampaikan perkembangan pembahasan Qanun Penyiaran Aceh yang dibahas oleh Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian. Sedangkan Komisioner lainnya yang ikut hadir, Putri Novriza menyampaikan perkembangan agenda Analog Switch Off atau migration TV Analog ke Digital.

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Senat Unimal Tetapkan Tiga Calon Rektor

ACEH UTARA – Senat Universitas Malikussaleh (Unimal) menetapkan tiga calon rektor yang akan melaju ke…

14 hours ago

Masuki Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siap Penuhi Kebutuhan Pupuk Bersubsidi di Madiun Raya

 Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan petani di wilayah Madiun Raya dapat memenuhi kebutuhan…

2 days ago

Amoda Hotel By Sativa Resmi Hadirkan Gedung Baru, Tingkatkan Fasilitas dan Kenyamanan Tamu di Banda Aceh

BANDA ACEH – AMODA Hotel By Sativa resmi menghadirkan gedung baru dengan penambahan berbagai fasilitas…

2 days ago

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

Gelontorkan 4,7 Milyar Anggaran Aceh Timur — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus menggenjot pembangunan infrastruktur…

1 week ago

Perkuat Resiliensi Pasca-Bencana, Kolaborasi Multipihak Resmikan PLTS Atap di Masjid Nurul Iman Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG— Upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus resiliensi masyarakat di wilayah rawan bencana terus dilakukan…

1 week ago

Bupati Al-Farlaky: Rp 15 Miliar Untuk Jalan Lintas Keude Geurubak Tahun 2027

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengatakan, pihaknya akan menggelontorkan…

1 week ago

This website uses cookies.