Categories: News

Hayolah Aparat Razia Warung Kopi Aceh Biar Corona Berkurang

BANDA ACEH |Paska pencabutan jam oleh Pemerintah Aceh, maka sejumlah warung kopi di provinsi yang dikenal dengan sebutan “Serambi Mekkah”, dipenuhi oleh pengujung. Sehingga sangat berpotensi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pengamat Kebijakan Publik Aceh Nasrul Zaman mengatakan, apabila hal tersebut tidak diambil dengan tegas, maka penyebaran virus corona di Provinsi Aceh akan semakin mudah terjadi.

“Saya melihat begini, disaat jam malam sudah dicabut malah warung kopi menjadi penuh karena pengunjung yang padat, maka ini berbahaya sekali. Maka Satpol PP dan aparat keamanan harus lebih itensif melakukan razia,” ujar Nasrul Zaman, Selasa, 14 April 2020.

Nasrul Zaman menambahkan, berdasarkan amatan yang dilakukan oleh dirinya, maka pihak Satpol PP dan aparat keamanan di Aceh, belum ada terlihat keseriusan dalam melakukan penertiban pengunjung warung kopi.

Melakukan penertiba tersebut, bukan berarti tidak boleh buka warung kopi sama sekali, hanya saja waktunya dikurangi, serta mengatur tentang meja yang tidak saling berdekatan dengan yang lainnya.

“Warung kopi tersebut lebih baik bukan sampai pukul 23.00 WIB saja, kemudian diatur tentang mekanisme duduknya yang tidak saling berdekatan. Maka penting untuk dilakukan razia rutin ke warung kopi diseluruh Aceh,” kata Nasrul Zaman.

Salah seorang warga Kota Lhokseumawe Subhan mengatakan, dirinya sangay mendukung apa dilakukan razia rutin ke sejumlah warung kopi, karena selama virus corona mewabah, maka harus mengurangi aktvitas di luar.

“Idealnya memang kita tidak boleh keluar dari rumah, apabila anjuran ini tidak kita lakukan maka pandemi virus corona ini tidak akan pernah hilang. Maka saya mendukung sekali apabila dilakukan penertiban ke sejumlah warung kopi,” kata Subhan.

|TG

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Aceh Timur– Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si  secara resmi membuka Pelatihan Petugas…

9 hours ago

9 SPPG Lhokseumawe Tutup Sementara, Sekda ; Kami Surati BGN

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menyesalkan penutupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota…

9 hours ago

56 Huntara Rusak Karena Angin Kencang Belum Diperbaiki di Aceh Utara

LHOKSUKON- Sebanyak 56 hunian sementara (Huntara) penyintas banjir yang rusak karena angin kencang pada 2…

10 hours ago

Bupati Al- Farlaky Terima Penghargaan Dari KIA

Aceh Timur – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menerima penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2025…

10 hours ago

Gunung Salak, Negeri di Atas Awan Menjadi Magnet Wisata Aceh Utara

BELASAN mobil berjejer rapi di depan kafe yang berdiri di puncak perbukitan Gunung Salak, Kecamatan…

10 hours ago

Viral, Penyintas Banjir Bertahan dalam Hujan di Aceh Utara

LHOKSUKON – Video seorang ibu dengan lima anaknya di Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten…

20 hours ago

This website uses cookies.