Categories: Otomotif

Mobil Tidak Dipakai Berhari-Hari, Ini yang Harus Anda Perhatikan

JAKARTA – Bagi pemilik mobil, kebijakan physical distancing pasti mengharuskan Anda untuk tidak menggunakan mobil dalam beberapa waktu. Pemerintah telah menerapkan kebijakan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah untuk mengurangi angka penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia.

Meskipun demikian, Anda perlu untuk memperhatikan kondisi mobil, apalagi saat tidak dipakai berhari-hari. Pemilik bengkel mobil Rafli Auto Cars Depok, Rafli Ferdian mengatakan, hal paling sering terjadi ketika mobil didiamkan dalam waktu lama atau tidak dipanaskan berisiko masalah pada baterai atau aki.

“Kalau mobil tidak didiamkan berhari-hari, kemudian saat dinyalakan agak susah, tersendat-sendat, ada kemungkinan berisiko kerusakan pada aki,” ujar Rafli, saat dihubungi iNews.id, beberapa waktu lalu.

Dia menyebutkan, meski mobil tidak dipakai, usahakan selalu dipanaskan minimal lima menit. “Sebisa mungkin mobil dipanaskan beberapa waktu, jangan sampai tidak, cukup lima menit,” katanya.

Tak hanya aki, mobil yang didiamkan terlalu lama juga bisa membuat tekanan angin ban berkurang. “Mobil yang lama diam di garasi, angin pada ban pasti berkurang. Ini yang sering terlupa pada pemilik mobil,” ujar Rafli.

Menurutnya, komponen terparah pada mobil jika dibiarkan lama di garasi adalah terjadi korosi di tangki bahan bakar. Dampaknya bisa fatal seperti penyumbatan saluran bahan bakar dan kebocoran yang berpotensi kebakaran.

“Sebelum didiamkan lama seperti saat ini, lebih baik mobil dalam keadaan full (tangki) bensinnya agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan seperti dampak korosi. Jika sudah terjadi korosi, risikonya besar, bensin bisa bocor dan menimbulkan kebakaran,” ujarnya.

|OKZ

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Nikmati Tari dan Kulineran di Festival Lhok Buloh Aceh Utara

LHOKSUKON- Sebanyak 31 kelompok tari jenjang sekolah dasar dari Kecamatan Kuta Makmur dan Kecamatan Simpang…

6 hours ago

Rembuk Tani Pupuk Indonesia, Menko Zulhas: Petani Senang karena Pupuk Lancar

Aceh Besar – Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Aceh berjalan lancar dan memberikan dampak positif…

6 hours ago

Pengamat Unimal Minta Presiden Perkuat Kontrol Digital Program MBG

LHOKSEUMAWE -Pengamat Komunikasi Politik Universitas Malikussaleh, Masriadi Sambo, menilai persoalan terhambatnya operasional Program Makan Bergizi…

14 hours ago

Bupati Boleh Berganti, BUMD Tetap Merugi

Setiap kali Aceh Utara memasuki babak baru kepemimpinan, harapan masyarakat selalu sama: ekonomi daerah tumbuh,…

15 hours ago

Aspikom Aceh Desak Percepat Peralihan Dosen PPPK jadi PNS

LHOKSEUMAWE — Dukungan Komisi X DPR RI terhadap pengalihan status dosen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian…

2 days ago

Cairkan Dana, 30 SPPG Aceh Utara Beroperasi Kembali

LHOKSUKON - Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Aceh Utara dipastikan kembali…

2 days ago

This website uses cookies.