ACEH TAMIANG – Satu wanita asal Kabupaten Aceh Tamiang yang dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara dinyatakan negatif virus corona (Covid-19). Dua kali hasil laboratorium menyatakan pasien wanita yang baru pulang dari Malaysia itu dinyatakan negatif.
Kepala Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aguslina Devita, dihubungi Rabu (25/3/2020) menyebutkan saat ini, pasien PDP itu masih dirawat di rumah sakit untuk penyembuhan penyakit tuberculosis.
“Kita sudah konfirmasi, dua kali hasil cek laboratorium, keduanya dinyatakan negatif corona. Ini tentu kabar baik untuk kita semua,” sebut Devi.
Di sisi lain, sambungnya, Pemerintah Aceh Tamiang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk penanganan dan pencegahan virus corona di kabupaten itu. Dana itu akan digunakan untuk Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang dan sejumlah puskesmas seperti pembelian masker, alat pelindung diri, dan lain sebagainya.
“Seluruh keperluan untuk penanganan dan pencegahan itu diplot Rp 3 miliar. Kami harap ini sementara mencukupi,” katanya.
Sedangkan data dari gugus tugas Provinsi Aceh menyebutkan, saat ini, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) corona berkurang dari Kabupaten Aceh Tamiang. Jika sebelumnya ratusan orang berstatus ODP karena baru pulang dari Bandung, kini hanya 24 orang.
“Sudah berkurang yang ODP. Setelah mengarantina mandiri di rumah selama 14 hari,” pungkas Devi.
|RI
LHOKSUKON – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
PEUREULAK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Lismawani Iskandar Al-Farlaky, melakukan kunjungan kerja…
ACEH UTARA– Sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) yang tersebar di empat desa di Kecamatan…
ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp58 miliar untuk pembayaran Gaji…
BANDA ACEH – Menyambut musim liburan sekolah pertengahan tahun 2026, Mita Mulia Hotel by Calandra…
JAKARTA | Komitmen kepedulian sosial dan penguatan hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar lingkungan kerja…
This website uses cookies.