Categories: Wisata

Yuk Rasakan Sensasi Mi Caluk di M2 Kupi Lhokseumawe

SIANG itu suhu di Lhokseumawe mencapai 37 derajat. Cukup terik. Namun, Warung M2 Kupi di Jalan Lingkar Stadion Tunas Bangsa, Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, tetap setia menyambut pengunjung. Di sanalah, kafe yang baru didirikan dua pekan itu menyediakan penganan khas Aceh, mi caluk.

Mi caluk sebenarnya dibuat dari mi lidi dengan digoreng, dibalur dengan cabai rawit dan udang kecil-kecil. Rasanya sungguh pas. Padu padan mi ini disediakan kuah segar. Boleh pula tanpa kuah. Cara lainnya, mencampur cabai merah secukupnya untuk dikonsumsi.

Rasanya sungguh nikmat. Pemilik kafe itu, Intan Payong, Jumat (20/3/2020) menyebutkan, sajian mi caluk menjadi salah satu ciri kafenya. Apalagi, kafe itu didung dengan letaknya persis di sisi Krueng (sungai) Cunda.

 

Intan di M2 Kupi Lhokseumawe BAKATA.NET | AGAM

Berada di jalan keluar kota, membuat kafe ini menjadi salah satu tempat yang nyaman untuk bersantai.
“Pertimbangan tempat menjadi salah satu kelebihan. Apalagi mi caluk itu cocok buat lidah seluruh masyarakat. Jadi, sembari bersantai di tengah cuaca yang terik, bolehlah menikmati mi caluk ini,” kata Intan.

Untuk memanjakan pengunjung, kafe itu juga menyediakan minuman segar berupa aneka jus, tentu kopi sebagai sajian utama. Kafe yang didisain untuk keluarga itu memanjakan pengunjung dengan lahan parkir yang luas. Sehingga, pengunjung mudah memarkirkan kendaraan.

Di sisi lain, Intan juga menyediakan kuah tuhe, penganan khas Aceh terdiri dari ketan, santan dan bauran nangka. Baginya, kafe itu diharapkan menjadi pemanja lidah masyarakat Aceh. Sekaligus memanjakan lidah pengunjung asal luar kota untuk mengetahui cita rasa kuliner Aceh.

“Jadi wisatawan luar yang berkunjung ke Lhokseumawe bisa menjadikan kafe M2 menjadi refrensi penganan khas Aceh,” pungkasnya.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Murid Jatuh Menyeberang Rakit, Disdik Aceh Utara ; Berlakukan Kurikulum Darurat, Keselamatan Murid Paling Utama

LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…

19 hours ago

Bupati Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…

19 hours ago

Menempati Hunian Alakadar di Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir duduk di dalam hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Bayu,…

1 day ago

Para Kepala Desa Desak Pembangunan Huntap di Aceh Utara

Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Mansur, mendesak pemerintah…

2 days ago

PNL Perluas Kemitraan Internasional melalui Kolaborasi Strategis dengan Industri dan Institusi Pendidikan di Malaysia

MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…

4 days ago

This website uses cookies.