LHOKSEUMAWE – Harga gula pasir curah di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara melonjak tajam, selama dua pekan terakhir harga yang awalnya Rp13 ribu perkilo naik menjadi Rp17 ribu perkilonya. Nominal ini melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan Rp12 ribu, Jumat, 13 Maret 2020.
Salah seorang pedagang di Kota Lhokseumawe, Miswita mengatakan, kenaikan harga terjadi dari Medan. Walaupun stok menipis, namun hingga saat ini kuota masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Paling warga mengeluh karena harga naik, tapi mereka tetap beli. Bahan pokok lain masih aman harganya, cuma gula yang naik,” sebut Miswita, Jumat (13/3/2020).
Selain itu Iswansyah selaku Kabid Perdagangan Disperindagkop Kota Lhokseumawe menyatakan, pihaknya telah turun ke pasar untuk memeriksa stok dan harga gula. Menurutnya, para pedagang mengambil barang di Medan dengan harga Rp16 ribu perkilo, dan dijula kembali dengan harga Rp17 ribu.
“Bahkan di kedai eceran harga gula bisa sampai Rp18 ribu, in karena barang dari Medan kurang. Bahkan di bulog sendiri, sejak awal tahun 2020 memang total kosong hingga saat ini,” ungkapnya.
Dia juga menuturkan, rencananya untuk mengantisipasi lonjakan harga, awal bulan April nantinya pihak Provinsi Aceh akan menggelar pasar murah dengan memberikan bahan-bahan sembako bersubsidi yang dapat dibandrol dengan harga dibawah HET.
“Untuk Lhokseumawe sendiri dapat gula pasir sekitar 10 ton, ini akan kita jual ke desa-desa dengan harga murah,” ucapnya.
|TIM
Reza Angkasah terlihat kesal bukan kepalang siang itu, Jumat (11/9/2026). Direktur CV Raya Enginering Aceh…
ACEH TIMUR – DPRK Aceh Timur menyetujui Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan…
ACEH UTARA — Semangat melestarikan permainan tradisional kembali terasa di tengah kemeriahan Milad Samudera Pasai…
BANDA ACEH – Nama Kabupaten Aceh Timur kembali harum di tingkat Provinsi Aceh. Ketua TP…
ACEH UTARA | PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memperkuat dukungannya terhadap sarana fasilitas pendidikan keagamaan…
ACEH UTARA – Sebanyak 70 masyarakat Desa Reuleut Timu mengikuti kegiatan Pembinaan Desa Lingkungan dalam…
This website uses cookies.