LHOKSEUMAWE – Tersangka kasus pemerkosaan gadis tunarungu di Lhokseumawe, bernisial I (41) membantah tuduhan yang disampaikan polisi di Mapolres Lhokseumawe. Pria memiliki dua istri asal Desa Keumili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah itu menyatakan dirinya difitnah dengan tuduhan memperkosa adik ipar sendiri.
“Saya tidak perkosa adik ipar sendiri. Dia adik ipar saya, tak mungkin saya perkosa,” kata I kepada wartawan di Mapolres Lhokseumawe, Sabtu (7/3/2020). Dia menyebutkan, korban LW adik iparnya dari istri kedua.
Bahkan, dia mengaku hubungannya dengan kedua istrinya pun baik-baik saja selama ini. Sehingga tak mungkin melakukan perbuatan tak beradab itu pada adik ipar sendiri.
“Saya tak melakukannya (perkosaan), itu saja,” sebut I.
Sementara itu, Waka Polres Lhokseumawe, Kompol Ahzan menyatakan hingga saat ini tersangka selalu membantah perbuatannya. Dia menyatakan, bantahan tersangka tak menyurutkan polisi mengungkap kasus itu.
“Bukti-bukti yang kita punya itu merujuk ke tersangka. Dia boleh saja membantah. Nanti bisa dibuktikan di pengadilan,” katanya.
Tersangka, sambung Ahzan dijerat dengan Pasal 50 junto 47 Qanun (peraturan daerah) Nomor 6/2014 dengan ancaman 90 kali cambuk dan denda sebanyak 900 gram emas murni.
“Saat ini penyidik menyiapkan berkasnya untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan seterusnya ke pengadilan,” pungkas Ahzan.
Sebelumnya diberitakan pria berinisial I memperkosa adik iparnya sendiri berinisial LW asal Lhokseumawe. Istrinya melaporkan perbuatan bejat suaminya. Dalam penyidikan terungkap pemerkosaan dilakukan tiga kali sepanjang tahun 2019. Pelaku mengancam akan memukul korban jika menceritakan perbuatannya pada orang lain.
|KCM
Tekankan Disiplin ASN dan Kebersihan Rumah Sakit ACEH TIMUR – Setelah melakukan Monitoring dan Evaluasi…
ACEH TIMUR – Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, memberikan ultimatum kepada M. Yunus…
Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si. menyatakan membuka pintu maaf…
IDI – Penyidik Polres Aceh Timur, Provinsi Aceh menetapkan tiga pelaku yang menginjak-injak pelajar berinisial…
LHOKSUKON – SEBANYAK 365 sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini…
TAKENGON – Fairuz Hotel by Calandra Takengon menghadirkan promo spesial bertajuk AFTER SCHOOL Holiday sebagai…
This website uses cookies.