ACEH UTARA- Pasca insiden bom bunuh diri di markas Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/12) pagi sekitar pukul 08.45 WIB, Polres Aceh Utara memperketat penjagaan.
Kepala bagian operasi Polres Aceh Utara, AKP Syukrif I Panigoro, Kamis (14/11/2019) menyebutkan standar pengamanan markas telah ditetapkan. Namun, paska insiden di Polrestas Medan, peningkatan pengamanan dilakukan di Mapolres. Mulai dari gerbang depan hingga seluruh bangunan markas.
“Kita tingkatkan kewaspadaan dan pengamanan, baik di mapolres, mapolsek ataupun di pos lalu lintas dalam pelaksanaan tugas jaga maupun saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.” Ujarnya.
Dia mengatakan, setiap masyarakat yang datang ke markas akan diperiksa dan ditanya detail keperluannya. Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi peristiwa serupa di Medan tidak terjadi di Aceh Utara.
Selain itu, dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan pada pendatang baru di wilayah masing-masing. Apalagi, pendatang tersebut tidak melapor ke apparat desa dan tidak bergaul dengan masyarakat lainnya.
“Bila ada masyarakat yang dicurigai, jangan main hakim sendiri, segera lapor ke polisi,” pungkasnya.
Sebelumnya, bom bunuh diri terjadi di Mapolresta Medan, Sumatera Utara. Pelaku bom tewas di lokasi kejadian.|KC
LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…
LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…
IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…
Aceh Tamiang - Bupati Aceh Tamiang secara resmi meluncurkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program…
Padang— Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat…
LHOKSUKON - Sebanyak 40 siswa yang menetap di Dusun Biram, Desa Plu, Pakam, Kecamatan Tanah…
This website uses cookies.