Categories: News

BMKG Aceh : Musim Hujan Berlangsung hingga Desember 2019

ACEH UTARA — Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh menyebutkan puncak musim hujan yang sedang berlangsung saat ini akan berakhir hingga bulan Desember 2019 mendatang.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG tersebut, Zakaria SE kepada BAKATA.DI mengatakan, puncak musim hujan di Aceh terjadi sejak bulan November hingga bulan Desember mendatang. Namun diprediksi curah hujan akan terjadi hingga Januari 2020.

“Jadi untuk itu kita berharap kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir, karena ada beberapa kabupaten di Aceh yang berpotensi banjir,” kata Zakaria, Senin (28/10/2019).

Zakaria menyebut beberapa kabupaten di Aceh yang berpotensi banjir itu antara lain Kabupaten Singkil, Aceh Selatan, Simeulue, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Aceh Utara/Lhokseumawe, Bireuen dan Pidie Jaya.

“Di Pidie Jaya apabila hujan deras di daerah Keumala, daerah Geumpang dan Tangse itu harus siap-siap. Kemudian berimbasnya ke daerah Beureunuen. Kemudian daerah Kembang Tanjong, karena itu daerah aliran sungai. Kemudian lagi daerah Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara itu juga berpotensi banjir,” ujarnya.

Sementara itu, untuk cuaca di laut, pihaknya juga berharap kepada masyarakat khususnya yang beraktivitas di laut agar tetap hati-hati dengan cuaca saat ini. Ada beberapa titik yang gelombang laut agak tinggi dalam tiga hari terakhir.

“Di daerah laut Pantai Barat Selatan ketinggian gelombang dari 1 sampai sampai 2,5 meter. Kemudian wilayah Samudera bagian barat Aceh agak ke tengah gelombang mencapai 2 hingga 3,5 meter. Sementara wilayah Sabang-Banda Aceh mencapai 1 hingga 2 meter,” sebutnya lagi.

Sementara wilayah laut bagian Utara Timur, misalnya Sigli hingga Aceh Tamiang tergolong sedikit aman, karena ketinggian gelombang hanya berkisar 0,5 hingga 1,2 meter saja. Wilayah ini memang termasuk relatif aman, tetapi nelayan juga harus tetap waspada.

“Sebaiknya tidak beraktivitas jika dalam keadaan cuaca seperti ini, ketika ada awan hitam (comulonimbus) kemungkinan akan dapat meningkatkan ketinggian gelombang laut. Kepada masyarakat juga kita berharap agar sebaiknya tidak beraktivitas di luar ruangan ketika ada awan comulonimbus yang membentuk,” pungkasnya. |JAMAL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Lensa Energi di Kabupaten Langkat: Membuka Cakrawala Lewat Kacamata

LANGKAT – Sebanyak 14 dari 65 siswa SDN 050775 Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, teridentifikasi mengalami…

58 minutes ago

1 Rumah dan 3 Dapur Minyak Ilegal Terbakar di Aceh Timur

IDI- Satu rumah dan tiga dapur minyak illegal terbakar di Desa Seumali, Kecamatan Ranto Peureulak,…

23 hours ago

Bupati Al-Farlaky ; Hari Damai Aceh, Seluruh Desa Gelar Doa Bersama

Camat dan Keuchik Dihimbau Gelar Doa Bersama Aceh Timur– – Dalam rangka Peringatan Hari Damai…

23 hours ago

Viral, Oknum Satpol PP Kantongi Rokok Pedagang Saat Razia di Aceh Utara

LHOKSUKON – Dua oknum petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP &…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Masif Dorong Pemulihan Pasca Banjir Padang, Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Terdampak

Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus dorong upaya pemulihan pasca…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional

Batam – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menghadiri Forum Komunikasi Pemerintah Daerah…

2 days ago

This website uses cookies.