LHOKSEUMAWE| Sebanyak 16 siswa dari berbagai sekolah di tangkap oleh satuan polisi pamong praja(Satpol PP) Kota Lhokseumawe, Kamis (10/10/2019). Mereka ditangkap di sejumlah kafe dan warung internet kota itu.
Kepala Satpol PP Lhokseumawe, Irsyadi, menyebutkan awalnya mereka menangkap 11 pelajar di sejumlah kafe dan warung internet. Sedangkan lima diantaranya menyerahkan diri karena sepeda motor mereka dibawa tim Satpol PP Lhokseumawe.
“Alasan mereka macam-macam, mulai dari baju basah kehujanan, tidak niat sekolah, sampai rencana main bola. Maka tidak masuk sekolah,” sebut Irsyadi.
Dia menyebutkan, informasi banyaknya siswa bolos sekolah itu diterima dari masyarakat. Mereka biasanya duduk di kafe dan warung internet untuk main game.
Setelah tiba di kantor Satpol PP Lhokseumawe, pelajar itu diberi hukuman jalan dengan cara sambil jongkok dan hormat bendera. Mereka baru dibebaskan setelah guru datang menjemput.
“Nama-nama mereka kita catat. Kita buat perjanjian agar tidak mengulangi praktik bolos sekolah itu lagi dan mereka dijemput oleh gurunya,” sebut Irsyadi.
Salah seorang guru yang hadir, Miranda, menyebutkan seluruh orang tua siswa tersebut akan dipanggil ke sekolah. “Kita akan beri tahu orangtuanya. Agar mereka paham bahwa anaknya ini bolos dan tidak sampai ke sekolah. Malah santai duduk di kafe dan warung internet. Pembinaan tentu akan dilakukan di sekolah,” pungkasnya.
|KC

Subscribe to my channel

