Categories: News

Cek Zainal Sebut Produk UMKM Banda Aceh Berkualitas, Tapi …

BANDA ACEH |Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar Pelatihan Standarisasi Produk Industri Kecil. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM di Banda Aceh dan akan berlangsung selama tiga hari.

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin membuka kegiatan ini, Selasa (1/10/2019) di Hotel Rasamala. Penyerahan training kit kepada peserta oleh Zainal Arifin menandai kegiatan pelatihan ini dimulai.

Pada kegiatan ini, para peserta ikut memamerkan produk-produk mereka dan sempat dicicipi oleh hadirin, termasuk Wakil Wali Kota.

Cek Zainal sendiri sempat mencicipi produk Bakpia dan mengaku rasanya sangat lezat.

Kepada media yang mewawancarainya, sosok yang akrab disapa Cek Zainal ini mengatakan bahwa produk dari UMKM di Banda Aceh pada dasarnya memiliki kualitas. Hanya saja, lanjutnya produk-produk tersebut masih butuh promosi agar dikenal lebih luas.

“Seperti Bakpia ini, rasanya lezat sekali. Lebih lezat dari Bakpia yang Saya bawa pulang beberapa hari lalu sebagai oleh-oleh untuk Saya,” ujar Cek Zainal yang baru saja pulang dari tugas luar dearah.

Keberadaan produk UMKM ini juga dinilai Zainal Arifin jadi solusi untuk mendukung sektor pariwisata, dimana produk-produk lokal tersebut menjadi sesuatu yang diburu para wisatawan saat berlibur ke Serambi Mekkah.

“Selama ini yang dikenal orang luar itu Kuah Beulangong, Mie Aceh dan makanan lainnya yang tidak bisa dijadikan oleh-oleh karena tidak tahan lama. Nah, produk-produk ini jadi solusi untuk oleh-oleh bagi wisatawan,” tambah Zainal Arifin.

Katanya, cita rasa dan kelezatan saja tidak cukup untuk membuat produk-produk di Banda Aceh lebih dikenal hingga ke nusantara bahkan ke manca negara. Lanjutnya, setiap produk itu butuh usaha promosi yang gencar sehingga bisa dikenal lebih luas.

Pemko sendiri, lanjut Cek Zainal terus berupaya keras mendorong pelaku UMKM di Banda Aceh lebih berdaya. Karenanya, kegiatan pelatihan seperti yang digelar Disnaker tersebut dinilai menjadi kegiatan penting.

“Kegiatan seperti ini menjadi penting, untuk memberdayakan pelaku UMKM kita. Lewat kegiatan ini kita harap produktivitas dan mutu produk mereka semakin meningkat,” harap mantan Anggota DPRA ini.

Ia mengatakan, selain menggelar berbagai pelatihan, Pemko juga akan mempermudah pengurusan izin usaha bagi pelaku UMKM.

“Kita akan permudah izin usaha bagi mereka, jika memungkinkan akan kita gratiskan. Pertama kita minta usaha mereka terdaftar. Setelah terdaftar secara bertahap akan kita bina agar mereka bisa go internasional,” kata Cek Zainal.|RI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

17 hours ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

17 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

1 day ago

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…

1 day ago

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

2 days ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

2 days ago

This website uses cookies.