Categories: Uncategorized

Pemko Klaim Tidak Ada Preman di Pasar Inpres, Hanya Ada Petugas Haria

LHOKSEUMAWE| Pemerintah Kota Lhokseumawe akan mencari solusi terbaik yang tidak saling merugikan terkait permasalahan dialami para pedangan Pasar Pajak Inpres Kota Lhokseumawe.

“Hari ini (kemarin) kita langsung ke lapangan dan lakukan pertemuan dengan pedagang, sekalian mendengar keluhan selama ini para pedagang di alami,” kata Kepala Disperindakop Kota Lhokseumawe, Ramli kepada awak media, Rabu (18/9/2019)

Ia menambahkan semua keluhan dan apa dialami pedagang selama ini alami sudah kita dengar. Maka itu kita nanti akan kembali duduk bersama tim untuk mencari solusi terbaik yang tidak saling merugikan.

“Terkait penertiban pasar tetap akan terus dijalankan, tapi kita lihat dititik mana akan dilakukan penertiban. Tahap awal kita tertibkan dulu pasar didalam hingga tampak teratur dan tertib,”katanya.

Ia menambahkan pihaknya akan lakukan pembersihaan dulu pada lahan yang sudah ada, kemudian diberitahukan kepada masyarakat itu lahan sudah disediakan.

“Tidak mungkin dilakukan penertiban tanpa ada lahan disediakan, jika itu terjadi tentunya merugikan masyarakat,”ujarnya.

Ia menjelaskan terkait ada dugaan pengutipan liar, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, karena ada dugaan tersebut harus ada bukti sehingga nanti tidak serta merta ditangkap.

Selain itu, pihak kepolisian, Kata Ramli, segera melakukan evaluasi terkait permasalahannya apa. Karena itu lahan pemerintah, kenapa ada dugaan ada pengutipan diluar distribusi daerah.

Kita sudah meminta untuk ditempatkan pihak kepolisian sebagai koordinator petugas keamanan di pasar Pajak Inpres. Tapi bagaimana hasilnya nanti kita duduk kembali dalam waktu dekat ini.

“Di Pasar Pajak Inpres ini tidak preman, yang ada petugas haria bertugas mengutip uang restribusi daerah,”katanya.

Ia menegaskan jika nanti terbukti ada oknum premanisme dan melakukan pengutipan diluar pengutipan liar (pungli) pihaknya akan melaporkan. Selain itu, jika nanti dirinya dipanggil untuk dimintai keterangan dia siap, lantaran masalah pasar tanggungjawab sepenuhnya.

Sedangkan, Salah seorang pedagang, Sofyan mengatakan para pedagang mengaku kerap menerima teror dari preman mengenai pembayaran di luar retribusi. Bahkan mereka sering  mendapat ancaman.

“Jika nanti uang tidak dikasih tentu pihaknya mendapat ancaman. Terkait itu pedagang sudah membuat laporan ke pihak kepolisian,”katanya.

Sofyan menambahkan jika tidak boleh berjualan jangan minta uang, namun meskipun dilarang uang tetap dikutip, selama ini mereka tetap dimintai uang mulai dari Rp30 ribu hingga Rp100 ribu.

“Dari hasil pertemuan itu, belum ada kejelasan titik temunya, tapi kita tetap menunggu hasil keputusan kemaren dengan Wakil Walikota saat lakukan aksi di depan Kantor Walikota pada Senin, 16 September 2019,”katanya.

Kemarin Pak Wakil Walikota meminta untuk menyelesaikan masalah ini hingga tanggal 30 September, “Jadi selama itu tidak akan ada terjadi pembokaran apa pun di pajak Inpres,”ujarnya.|RI|MU

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Rekind Tegaskan Komitmen K3, Proyek Salak Unit 7 Capai 2 Juta Jam Kerja Aman

JAKARTA - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan prioritas yang tidak dapat ditawar bagi PT…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Hadiri Muzakarah Dayah Keude Dua

Disambut Hangat Ulama Kharismatik Aceh Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,…

3 days ago

Pakar UI Ajak Mahasiswa Kenali Consent dan Lawan Kekerasan Digital

Lhokseumawe — Meningkatkan kesadaran terhadap kekerasan seksual di ruang digital menjadi fokus Kuliah Umum Program…

3 days ago

Baru 1 Tahun 5 Bulan, Mualem Copot Mantan Jubir Pemenangan dari Direksi PT PEMA

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, selaku pemegang saham utama…

4 days ago

Lagi, Bupati Al-Farlaky Toreh Penghargaan ILMA 2026, Inovasi Fiskal dan Penanganan Bencana

Denpasar – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., terpilih sebagai salah satu penerima…

4 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Keandalan Operasional di Riau, Wakil Direktur Utama Tinjau Fuel Terminal Sei Siak

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat keandalan operasional dan…

4 days ago

This website uses cookies.