Categories: News

Kala Pejabat Pemerintah Aceh Sampaikan Materi dalam Bahasa Daerah

ADA yang menarik dari prosesi pembekalan pejabat struktural pemerintah Aceh yang digelar sejak Senin, 9/9 hari ini. Para pejabat mulai Eselon II, III dan IV mempresentasikan kerja dan kinerjanya dalam bahasa daerah. Iya, mereka menyampaikan materi secara penuh dalam bahasa Aceh.
Kata Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, sistem penyampaian materi tersebut merupakan hal baru, agar para pejabat lebih teleti mempelajari sistem kerja di setiap instansi masing-masing. “Sengaja saya suruh pakai bahasa Aceh agar anda bisa memaknai itu dan mengerti substansi kerja anda,” kata Taqwallah, Senin 9/9.
Taqwallah mengatakan, pembekalan lanjutan bagi para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Aceh, dilakukan untuk memperbaiki kinerja pegawai pemerintahan, sehingga citra Aparatur Sipil Negara menjadi lebih baik. Ia menginginkan ada inovasi-inovasi yang ditawarkan oleh pegawai sehingga hubungan baik dengan mitra sukses masing-masing bagian di pemerintahan terjalin dengan baik.
“Kita mengemban amanah untuk berbuat dan memudahkan orang,” kata Taqwallah. Artinya, ujar dia, seluruh pegawai dituntut untuk memberikan layanan terbaik pada masyarakat.
Selain itu, Taqwallah meminta agar setiap kegiatan dilakukan bersama demi terciptanya percepatan kerja. Bukan hanya itu, ada kerja lintas SKPA yang tak dapat dipisahkan. Misal saja kerja Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Badan Keuangan Aceh maupun kerja Rumah Sakit Zainoel Abidin dengan Dinas Kesehatan. Kepada SKPA yang punya keterkaitan itu, diminta untuk meningkatkan intensitas koordinasi.
“Jangan ada ego masing-masing. Jangan ada anggapan setara eselon ngak perlu koordinasi,” kata Taqwallah. Untuk itu, ia meminta agar tidak ada instansi yang saling menyembunyikan informasi.
Sekda juga berpesan agar pejabat pemerintahan untuk mengelola anggaran secara bermanfaat dan terjaga.
Kasi Logistik BPBA, Iskandar, mengatakan pembekalan yang diberikan bagi pejabat struktural tersebut sangat berguna. Di mana, dengan pembekalan tersebut para pejabat bisa menginventaris orang yang sejajar, atasan hingga bawahan, sesuai dengan potensi masing-masing.
“Kadang kita terlalu cuek dengan kondisi di sebelah. Padahal jika mau lebih peduli kita bisa tahu potensi dari mereka. Jadi (lewat) pembekalan ini bisa jadi tambahan ilmu, tentang trik menginventaris dan memanfaatkan orang di sekitar kita,” kata Iskandar usai pembekalan tersebut. |RI
Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

3 Pemain Bola Disambar Petir, 1 Tewas, 2 Kritis di Aceh Timur

IDI – Sebanyak tiga pemain bola di Desa Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh…

4 hours ago

Dosen PPPK Jadi PNS Langsung Tanpa Tes, Prabowo Perlu Tiru Kebijakan Era SBY

Wacana alih status dosen berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil…

5 hours ago

Bupati Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Aceh Timur– Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I,M.Si memimpin rapat percepatan pembangunan hunian tetap…

1 day ago

Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Padi Dairi Menjadi 12,3 Ton Per Hektar

Sumatera Utara – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meningkatkan produktivitas padi di Desa Lumban Toruan,…

1 day ago

Bappenas Berharap Rekind Jadi Motor Penggerak Industrialisasi

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., berharap…

1 day ago

Nah Lo, 10 Kepala Dinas Berstatus Penjabat di Aceh Utara

ACEH UTARA- Sebanyak 10 kepala dinas, badan, dan kantor bersatus penjabat di Kabupaten Aceh Utara,…

2 days ago

This website uses cookies.