Categories: News

Kabut Asap Hilang, tapi Jarak Pandang Bandara Malikussaleh hanya 3 KM

BANDA ACEH | Badan Metreologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Malikussaleh, menyatakan kabut asap kiriman di sepanjang pantai timur Provinsi Aceh telah hilang. Hujan deras yang terjadi sepanjang malam dan pagi ini menyebabkan kabut asap itu hilang.

“Saat ini yang teramati hanya fenomena kabut udara basah, dikarenakan udara yang cukup lembab setelah turun hujan. Jarak pandang 2-3 kilometer saja,” sebut prakirawati BMKG Bandara Malikussaleh, Winda R Taranita, Senin (9/9/2019).

Dia menyebutkan, jarak pandang di Bandara Sultan Malikussaleh relatif pendek karena terhalang kabut basah. Hasil pantauan satelit, sambung Winda, tiga hari ke depan akan turun hujan dengan intensitas sedang di pantai timur Provinsi Aceh. Sehingga diperkirakan kabut asap kiriman dari Provinsi Riau hilang dari kabupaten/kota di Aceh.

Hujan akan turun di wilayah Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Langsa dan Kabupaten Aceh Timur.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha, Bandara Sultan Malikussaleh, Niswan, menyebutkan hari ini bandara itu akan dilayani maskapai Wings Air pukul 15.00 WIB tujuan Bandara Kuala Namu, Medan, Sumatera Utara.

“Sampai saat ini belum ada pembatalan dari maskapai. Memang kita lihat jarak pendek relatif pendek. Apakah maskapai akan batal terbang atau bagaimana, itu kita belum tahu. Sampai saat ini masin on schedule (terjadwal),” pungkasnya.

Sehari sebelumnya kabut asap kiriman dari Provinsi Riau menyelimuti sejumlah kabupaten/kota di pantai timur Provinsi Aceh termasuk Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. BMKG mengingatkan warga beraktivitas di luar rumah untuk mengenakan masker. |KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Tak Ada Pen, Syukri Pulang: Patah Tulang Harus Menunggu Sepekan di Aceh Utara?

ACEH UTARA — Bukan hanya rasa sakit akibat tulang kaki yang patah yang harus ditahan…

5 hours ago

3 Pemain Bola Disambar Petir, 1 Tewas, 2 Kritis di Aceh Timur

IDI – Sebanyak tiga pemain bola di Desa Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh…

1 day ago

Dosen PPPK Jadi PNS Langsung Tanpa Tes, Prabowo Perlu Tiru Kebijakan Era SBY

Wacana alih status dosen berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Aceh Timur– Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I,M.Si memimpin rapat percepatan pembangunan hunian tetap…

2 days ago

Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Padi Dairi Menjadi 12,3 Ton Per Hektar

Sumatera Utara – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meningkatkan produktivitas padi di Desa Lumban Toruan,…

2 days ago

Bappenas Berharap Rekind Jadi Motor Penggerak Industrialisasi

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., berharap…

2 days ago

This website uses cookies.