LHOKSEUMAWE| Sejumlah warga yang belum diketahui identitasnya merusak kantor Kepala Desa Kota, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Kamis (22/8/2019) siang. Mereka memecahkan kaca jendela, kursi dan pintu kantor yang berada di pusat kota tersebut.
Saat kejadian Kepala Desa Kota, Lhokseumawe, Ahmadi dan sekretarisnya Irfan Darmawan tidak berada di kantor. Setelah merusak fasilitas kantor, mereka langsung melarikan diri.
Sejumlah polisi tiba di lokasi kejadian terlihat memasang garis polisi (police line). Camat Banda Sakti, Lhokseumawe, Bakhtiar, menduga penyebab warga marah dan merusak kantor tersebut terkait lahan tempat mereka menjemur ikan kering selama ini.
Belakangan sambung Bakhtiar, kepala desa meminta tanah tersebut ke Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, untuk digunakan perluasan lahan parkir masjid. Pekan lalu, kepala desa menyurati warga agar mengosongkan lahan tersebut.
“Wali kota setuju digunakan perluasan lahan parkir masjid, kan untuk kepentingan umum. Namun, wali kota meminta agar kepala desa membereskan komunikasi dengan masyarakat yang menggunakan tanah itu untuk menjemur ikan kering,” kata Camat.
Dia menyebutkan, dirinya sudah berkoordinasi dengan polisi untuk pengusutan pengrusakan kantor kepala desa itu. “Pengusutan sepenuhnya kami serahkan ke polisi,” pungkasnya.
|KCM
ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…
LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…
Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…
ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…
LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…
This website uses cookies.