ACEH UTARA|Pelantikan 45 anggota DPRD Aceh Utara direncanakan 2 September 2019 mendatang di ruang sidang paripurna gedung DPRD Aceh Utara, di Jalan T Nyak Adam Kamil, Kota Lhokseumawe. Seluruh anggota dewan langsung menerima satu stel jas dan PIN emas senilai Rp 5 juta.
Plt Sekretaris DPRD Aceh Utara, Azhari Hasan, dihubungi Selasa (13/8/2019) menyebutkan, pakaian jas digunakan saat prosesi pelantikan anggota DPRD tersebut. “Pemberian baju itu memang fasilitas yang harus diberikan ke anggota dewan. Itu sesuai peraturan pemerintah. PIN emas juga begitu. Nilainya Rp 5 juta sudah termasuk pajak, per dewan dapat PIN emas,” kata pria yang akrab disapa Ayi ini.
Dia menyebutkan, prosesi pelantikan itu menghabiskan biaya sekitar Rp 200 juta lebih. Mereka juga mengundang 2.000 tamu dan mendirikan tenda di luar gedung dewan. “Sehingga bagi yang tidak muat di dalam gedung bisa menyaksikan di bawah tenda,” sebut Ayi.
Dari 45 anggota dewan, dua diantaranya Muhammad Wali dari Partai Kebangkitan Bangsa dan T Jirwadi dari Partai Aceh sedang menunaikan ibadah haji. Sehingga dipastikan dua anggota dewan itu tidak mengikuti prosesi pelantikan.
“Besok saya ketemu dengan Plt Gubernur Aceh, kita minta arahan apakah dua anggota dewan ini bisa dilantik oleh Ketua DPRD Sementara nanti atau bagaimana prosesi pelantikan untuk dua anggota dewan itu,” terang Ayi.
Terkait Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN), Ayi menyebutkan seluruh anggota dewan sudah melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. “Persiapan pelantikan terus kita rampungkan, kita harap tak ada kendala berarti,” pungkasnya. |KCM
IDI - Sumur bor yang baru saja digali di Desa Matang Keupula Sa dan Desa…
Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana…
Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut senantiasa tegaskan komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab…
Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bertemu dengan Menteri Dalam Negeri…
LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memediasi pertemuan antara warga dan manajemen PT Perkebunan…
LHOKSUKON – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia menyerahkan satu unit alat berat ekskavator tipe…
This website uses cookies.