ACEH TIMUR| Kecelakaan maut melibatkan satu sepeda motor Honda CBR 150 dengan becak barang tanpa nomor polisi terjadi di lintas nasional Medan-Banda Aceh tepatnya di Desa Paya Gajah, Kecamatan Peureulak Barat, Kab Aceh Timur, Sabtu (27/7/2019) malam. Akibatnya, penumpang becak Hapsah (45) tewas di lokasi kejadian.
Kapolsek Peureulak Barat, Aceh Timur, Ipda Eko Hadianto lewat sambungan telepon, Minggu (28/7/2019) menyebutkan kecelakaan itu berawal saat sepia motor CBR 150 yang dikendarai Saibunur (19) asal Desa Senebok Tengoh, Kecamatan Idi Rayeuk Aceh Timur, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Banda Aceh menuju Medan.
Setiba di lokasi kejadian tiba-tiba muncul becak barang yang dikendarai Nadir (14) bersama ibunya Hapsah (45) dari arah Medan menuju Banda Aceh. “Sepeda motor itu datang dengan kecepatan tinggi tak bisa mengelak saat melihat beach barang itu. Lalu sepeda motor menabrak bagian samping becak dan terpelanting ke badan jalan,” kata Kapolsek.
Warga sekitar lokasi lalu melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Peureulak Barat. Ketiga korban, Nadir, Hapsah dan Saibunnur lalu dievakuasi ke Puskesmas Peureulak Barat untuk mendapat perawatan medis. Namun, baru saja diangkat ke kendaraan untuk dievakuasi, Hapsah telah meninggal dunia.
“Nadir mengalami luka robek pada lutut, dan siku tangan kiri. Sedangkan Saibunnur mengalami tangan kanan patah dan luka pada siku kiri. Saat ini, penanganan kasusnya dilimpahkan ke satuan polisi lalu lintas Polres Aceh Timur,” katanya.
Untuk jenazah Hapsah telah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan, sedangkan kedua korban mengalami luka menjalani perawatan di Puskesmas Peureulak Barat, Aceh Timur. “Kami imbau pengendara jangan melaju dengan kecepatan tinggi, karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. |KCM

Subscribe to my channel

