Categories: Polhukam

Ratusan Mahasiswa Demo, Tuntut Presiden Copot Kapolri

LHOKSEUMAWE | Ratusan mahasiswa tergabung berbagai kampus dan organisasi di Aceh Utara dan Lhokseumawe meminta Komnas HAM segera mengusut kekerasan Aksi 22 Mei di Jakarta.

Hal itu dikatakan saat melakukan orasi didepan Gedung DPRK Aceh Utara di Kota Lhokseumawe, Kamis (23/5/2019). Dalam orasinya juga meminta agar kinerja Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk di evaluasi.

Koordinator Lapangan, Muhammad Fadly mengatakan menyebutkan telah terjadi pertumpahan darah di Jakarta. Mereka yang berdemo sambungnya ditindas dan dibungkam sampai adanya korban jiwa.

“Maka itu kami minta Komnas HAM segera mengusut tuntas maslah itu, itu benar-benar pelanggaran HAM. Kami meminta kepada Komnas HAM agar dapat menyelidiki kasus kekerasan yang terjadi di Jakarta kemarin dan menindaklanjuti hal tersebut agar kita masyarakat melihat siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut,”pintanya.

Ketua HMI Cabang Lhokseumawe- Aceh Utara, M. Atar mengecam tindakan aparat kepolisian yang melakukan penembakan gas air mata di dalam mesjid dan menembakkan masyarakat dengan senjata api.

“Maka itu kami mahasiswa dari HMI mengutuk aksi yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan meminta Presiden Jokowi untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” Ujarnya.

Selain itu, Dia meminta kepada tokoh-tokoh bangsa dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat untuk melakukan konsolidasi agar bangsa ini kembali normal. Mari kita kembalikan Demokrasi yang saat ini sedang darurat.

“Dalam suasana puasa saat ini tidak menyerah untuk membela rakyat yang saat ini terzolimi, hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas,”ujarnya. |TIM|MU

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…

7 hours ago

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

This website uses cookies.