ACEH TIMUR |Tim akademisi yang didatangkan oleh PT Medco E&P Malaka untuk mengukur kualitas udara di desa-desa sekitar area kerja Perusahaan telah melakukan observasi. Senin (20/5) pagi, tim yang berasal dari Institut Pertanian Bogor (IPB) ini langsung melakukan pengukuran kualitas udara dengan memasang beberapa alat pendeteksi.
Tim tersebut rencananya akan melakukan observasi di lima titik lokasi sampel yang tersebar di empat desa yang warganya pernah melaporkan terkait kualitas udara. Hari ini desa yang diobservasi adalah Alue le Mirah dan Blang Nisam. Nampak para warga di kedua desa tersebut menyaksikan proses observasi tersebut. Pemilihan titik sampel observasi berdasarkan rekomendasi keuchik khususnya pada tempat-tempat berkumpulnya masyarakat.
“Kami berharap observasi ini dapat berjalan lancar sehingga hasilnya dapat segera dianalisa,” ujar General Manager Medco E&P Malaka Susanto.
Sementara, hingga hari ini, pihak Perusahaan menyampaikan belum ada lagi laporan dari warga desa sekitar area operasi yang mencium bau, demikian juga laporan dari para pekerja. Pada saat yang sama, Manajemen Medco E&P Malaka juga memaparkan terkait persoalan yang sama kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten, Muspida dan instansi terkait Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. |RI
ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mempercepat penyaluran dana stimulan bagi masyarakat yang…
Pagi masih muda ketika Asnah mengayuh sepeda tuanya menyusuri jalan dari Desa Dama Pulo menuju…
Pontianak - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan melalui program "Rembuk Tani" di Pontianak, Jumat…
JAKARTA | Pupuk Kujang, anak usaha Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen untuk terus berperan dalam pengentasan…
LHOKSUKON –Sebanyak 15 rumah hancur diterjang angin kencang Jumat (5/6/2026) di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…
LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…
This website uses cookies.