Categories: Edukasi

Keren, 3 Mahasiswa Unsyiah Bikin Game Lalu Lintas

BANDA ACEH | Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM) menciptakan inovasi Galantas (Game Lalu Lintas). Game ini merupakan media pembelajaran yang dihasilkan oelh Ikhlasul Amal, Ihza Azizul Hakim, Namira Risza Pasya, dan Rona Salsabila Hatta.

Namira mengatakan game ini terinspirasi dari monopoli dan ular tangga yang bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak, untuk mengenal lebih dekat rambu dan marka lalu lintas. Bahkan, pada kurun waktu 2010-2014, tercatat 157 ribu anak di bawah umur menjadi korban kecelakaan dan 25 ribu menjadi pelaku kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 58 persen korban tidak memiliki SIM. Namira berharap Galantas ini dapat membantu anak dalam memahami aturan lalu lintas dengan cara yang asyik.

“Seperti kita ketahui, sangat banyak anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor tanpa mengetahui aturan lalu lintas secara benar,” ujar Namira, Kamis (16/5/2019).

Ia menambahkan tata cara bermain mengikuti aturan sebagaimana mestinya. Seperti jika pemain berhenti di tulisan “Razia” berarti harus mengambil kartu “Razia” yang berisi pertanyaan seputar rambu dan marka lalu lintas. Apabila si pemain tidak bisa menjawab, maka harus dimasukkan ke dalam penjara.

Galantas ini sudah diuji coba kepada siswa SMPN 1 Lhoknga, Aceh Besar untuk melihat apakah permainan layak atau tidak  sebagai pembuktian apakah layak dimainkan atau tidak. Setelah bermain game ini, para siswa semakin paham dengan aturan lalu lintas. |DI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Hadiri Khanduri Laot dan Santunan Anak Yatim, Bupati Al-Farlaky Ajak Sinergi Bangun Aceh Timur

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menghadiri kegiatan Khanduri Laot…

2 hours ago

Helikopter Water Bombing Padamkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara

LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di tumpukan kayu sisa banjir Desa Babah…

20 hours ago

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak 200 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

2 days ago

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

2 days ago

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan di ajang Top CSR Awards 2026.…

2 days ago

Kebakaran Kayu Sisa Banjir Belum Dipadamkan, Warga Minta Diberi Alat Berat Agar Api Tidak Menyebar

LHOKSUKON– Memasuki hari ketiga, kebakaran kayu sisa banjir di Desa Babah Buloh, Kecamatan Sawang, Kabupaten…

2 days ago

This website uses cookies.