ACEH UTARA |Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Lhokseumawe, Rabu (15/5/2019) membakar bawang merah asal Thailand dan Malaysia.
Pemusnahan itu dilakukan di Gudang Bulog Sub Divre Lhokseumawe seterusnya dibuang ke ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe, Suparyanto, kepada wartawan menyebutkan bawang itu hasil penangkapan pada 16 April 2019 lalu di perairan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. “Bawang ini hasil penindakan yang ditemukan dari dua unit kapal yakni eks KM. Sinar Rahmat Laot GT. 25 No. 3105/PPf dan eks KM. Samudra Al-Mubarakah GT. 45 No. 1385/PPf,” jelasnya.
Untuk tersangka, masing-masing berinisial M dan SY warga Kabupaten Aceh Timur kini telah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A, Kota LHokseumawe. “M dan SY ini masing-masing nakhoda kedua kapal berisi bawang illegal itu,” sebutnya.
Sebelum dimusnahkan bawang itu diuji ke laboratorium sehingga diketahui tidak layak dikonsumsi. Menurut Suparyanto, tindakan memasukan bawang illegal itu melanggar Pasal 102 huruf a Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat satu tahun dan paling lama 10 tahun.
“Perairan kita terus kita awasi dengan instansi terkait. Sehingga tidak ada lagi celah untuk barang illegal masuk tanpa izin ke Indonesia,” pungkasnya. |KCM
Reza Angkasah terlihat kesal bukan kepalang siang itu, Jumat (11/9/2026). Direktur CV Raya Enginering Aceh…
ACEH TIMUR – DPRK Aceh Timur menyetujui Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan…
ACEH UTARA — Semangat melestarikan permainan tradisional kembali terasa di tengah kemeriahan Milad Samudera Pasai…
BANDA ACEH – Nama Kabupaten Aceh Timur kembali harum di tingkat Provinsi Aceh. Ketua TP…
ACEH UTARA | PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memperkuat dukungannya terhadap sarana fasilitas pendidikan keagamaan…
ACEH UTARA – Sebanyak 70 masyarakat Desa Reuleut Timu mengikuti kegiatan Pembinaan Desa Lingkungan dalam…
This website uses cookies.