Categories: News

Gubernur Aceh Sebut India Tertarik Investasi di KEK Arun

LHOKSEUMAWE | Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyatakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun mulai diminati oleh investor dari sejumlah negara, seperti India dan Malaysia.

Rencana investasi India dan sejumlah negara lainnya telah dibahas dengan pengelola KEK Arun, PT Patna. “Saya beberapa dengan calon investor itu sudah bertemu. Teknisnya akan dibahas dengan PT Patna,” katanya.

Selain itu, sambung Nova, persoalan sewa lahan juga menjadi kendala. Regulasi yang ada mengatur hanya bisa disewa dalam lima tahun. “Saya ingin regulasi juga tepat, investor tenang, rakyat senang,” katanya.

Dia berharap PT Patna terus bekerja keras untuk menggandeng sejumlah investor dalam dan luar negeri untuk mengaktifkan KEK Arun. “Kita undang investor pada sektor strategis, seperti  industri, logistik, energi, ekspor dan pariwisata,” katanya.

Saat ini, kawasan itu telah diisi oleh industri dalam negeri seperti PT Perta Arun Gas, PT Pupuk Iskandar Muda, dan PT Pembangkit Jawa Bali.

“Saya senang Perta Arun Gas mengembangkan bisnisnya, itu menjadi menjadi faktor pendukung terhadap kemajuan kawasan KEK Arun Lhokseumawe dan Aceh pada umumnya,” ujar Nova Iriansyah.   |KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Enam Nama, Enam Gagasan di Bursa Rektor Unimal 2027–2030

LHOKSEUMAWE — Bursa pemilihan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2027–2030 mulai mengerucut. Hingga penutupan pendaftaran, enam…

19 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Masif Pantau Dampak Karhutla, Salurkan Bantuan Penanggulangan Asap di Padang dan Sekitar

Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan…

19 hours ago

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Ayahwa: Rawat Warisan Peradaban Islam

ACEH UTARA – Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Utara memadati kawasan Kantor Bupati…

20 hours ago

14 Rumah Penyintas Banjir Terbengkalai 4 Bulan di Aceh Utara, Tukang Pulang Mengaku Tak Digaji

LHOKSUKON - Sebanyak 14 unit rumah untuk penyintas banjir di Desa Abeuk Reuling, Kecamatan Sawang,…

2 days ago

TVRI Aceh Rumahkan 17 Kontributor Saat Kontrak Masih Berjalan, IJTI: Jangan Korbankan Ujung Tombak Pemberitaan

BANDA ACEH – Kebijakan TVRI Aceh merumahkan 17 kontributor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh menuai…

2 days ago

Setahun Menanti Pulang di Utara…

Reza Angkasah terlihat kesal bukan kepalang siang itu, Jumat (11/9/2026). Direktur CV Raya Enginering Aceh…

2 days ago

This website uses cookies.