SUBULUSSALAM | Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho membagikan foto orangutan yang disiksa di Sumatera. Netizen pun dibuat geram oleh pelaku yang tega menyiksa hewan yang dilindungi itu.
“Inilah induk orangutan Sumatera yang tubuhnya luka parah krn benda tajam dan ada 74 peluru senapan angin ditubuhnya. Anak orangutan berumur 1 bulan akhirnys mati dalam perjalanan evakuasi karena kekurangan nutrisi berat dan trauma berat. Sungguh biadab orang yang menyiksanya,” demikian cuplikan cuitan dari keterangan foto yang ia unggah.
“Gk punya perasaan tu manusia laknat .tega”nya nembakin SMPK segitu banyaknya…gk punya hati nurani,” balas salah satu warganet.Semaentara itu, Dr Thara, Direktur Yayasan Penelitian Schizophrenia di Chennai menjelaskan ada dua hal yang bisa jadi kemungkinan alasannya.
“Kekejaman terhadap hewan adalah manifestasi dari dua hal – keinginan untuk memiliki kendali atas makhluk yang lebih lemah dan lebih kecil dan kecenderungan untuk mendapatkan kesenangan sadis darinya,” tuturnya.
American Psychiatric Association mengklasifikasikan kekejaman terhadap hewan sebagai salah satu indikator gangguan perilaku. Sederhananya, perilaku gangguan merujuk untuk kegigihan perilaku seperti mencuri, berbohong atau perilaku agresif atau destruktif. |DTC
Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…
LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…
BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…
JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kasus serius. Mantan Kapolri yang kini…
#Aceh Timur Instansi Pertama di Provinsi Aceh yang Memperoleh Rekomendasi BKN JAKARTA – Bupati Aceh Timur…
Medan – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menerima kunjungan Komisaris PT…
This website uses cookies.