Categories: Wisata

Belanja, Berwisata dan Bersantai di Ujung, Aceh Utara

LIMA perahu menepi di bibir Pantai Bantayan, di Desa Ulee Rubek, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (3/2/2019). Sejumlah nelayan turun satu per satu. Sebagian teman mereka menyambut kedatangan. Sebagian lagi, pengunjung wisata yang memenuhi pinggir perahu. Melihat nelayan yang sedang mengangkat ikan dari perahu.

Sejumlah nelayan itu bahkan terlihat santai merapikan ikan ke dalam wadah yang disediakan. Satu timbangan kecil tersedia. “Jika pengunjung mau beli, boleh saja,” kata seorang nelayan tersenyum.

BACA JUGA : Pengembangan Obyek Wisata Gunung Sala Terkendala Lahan

Ketika wisatawan memenuhi pinggiran perahu, nelayan sama sekali tak terganggu. Sebaliknya, bagi wisatawan, melihat aktivitas nelayan menepi bibir pantai menjadi keindahan tersendiri.

Matahari kian menanjak. Meski begitu, sebagian wisatawan terlihat santai mandi dipayungi langit nan membiru di pantai tersebut. Pedagang es krem mendekat ke bibir pantai. Berharap anak-anak yang selesai mandi, bisa membeli es krem tersebut.

Pantai itu menjadi magnet wisata baru dua tahun terakhir di utara, Kabupaten Aceh Utara. Di sana, ratusan pengunjung saban hari memadati area pantai. Mereka datang dari Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Utara.

Sebagian datang rombongan kantor, sebagian lagi tampak membawa keluarga. Bibir pantai pun terbilang nyaman untuk berenang anak-anak. Tidak dalam. Meski begitu, orang tua tetap mengawasi anaknya bermain.

Salah seorang pengunjung, Sri Agustina, menyebutkan, obyek wisata itu semakin nyaman untuk dikunjungi. Jika menyewa pondok dengan luar sekitar 4 x 5 meter, pengelola mematok Rp 200.000.

Namun, bisa digunakan belasan orang. Tersedia pula aneka penganan di sana. Meja-meja diatur sedemikian rupa, agar pengunjung nyaman. Harga makanan, masih sangat terjangkau untuk kantong anak kos.

Sarana lainnya seperti mushalla, mandi, cuci dan kakus pun sangat baik. Sehingga, pengunjung nyaman menggunakan fasilitas umumnya.

Untuk anak-anak, bisa menyewan ban yang telah disiapkan. Harganya Rp 5.000 bisa digunakan sepuasnya. Untuk menuju obyek wisata itu, bisa menggunakan lintas Medan-Banda Aceh. Setiba dipersimpangan Seunuddon, maka rambu lalu lintas akan mengarahkan. Silakan ikuti rambu lalu lintas itu hingga ke ujung jalan. Di sana lah, di ujung utara itu pantai nan indah menunggu wisatawan.

Jika Anda melintas, silakan berkunjung. Bisa berbelanja ikan, berwisata atau sekadar bersantai sembari menikmati debur ombak, angina dan pemandangan nan indah. |KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…

14 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

18 hours ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

19 hours ago

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…

2 days ago

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…

2 days ago

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…

2 days ago

This website uses cookies.