Categories: News

Radiah dan Rekam Kemiskinan di Aceh Utara

BANGUNAN itu nyaris tak layak disebut rumah. Lebih tepat disebut gubuk. Luasnya sekitar 3 x 6 meter. Dibalut dengan dinding mulai dari pelepah rumbia, triplek bekas, hingga papan nan lapuk.

Dari dalam rumah, langit terlihat begitu jelas. Atap rumbia itu hanya ditutupi seadanya dengan plastik. Itulah potret rumah milik pasangan Mawardi (45) dan Radiah (40).

BACA JUGA : Menpan : Dana Rekrutmen CPNS 2019 Sudah Tersedia

Pagi itu, Radiah menggendong putri bungsunya. Seorang bocah laki-laki berdiri di sampingnya. Dia tak banyak bicara. Matanya nanar menatap dinding rumah. Seringkali menunduk.

“Beginilah rumah kami,” kata Radiah, Jumat (1/2/2019) di Desa Pulo, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara. Di depan rumah, tampak selembar karung bekas digantung. Dijadikan sebagai tirai jendela.

Suaminya, Mawardi tak bisa berbuat banyak. Di rumah itu pula mereka meniti harap. Membesarkan tiga buah hatinya hingga ke puncak tertinggi.

“Suami saya bekerja sebagai buruh harian, buruh bangunan dan lainnya. Sehari terkadang dapat Rp 50.000, kadang-kadang Rp 100.000,” terangnya.

Uang itu tentu nyaris tak mencukupi kebutuhan tiga anaknya. Karena itu pula, mereka bertahan di rumah itu. Kondisi rumah tidak layak huni itu menjadi perbincangan di media sosial. Awalnya, tiga hari lalu, relawan Lembaga Peduli Duafa Aceh (LPDA) mengunggah foto-foto rumah itu di laman media sosial mereka.

Ketua LPDA, Musfendi, menyatakan lembaga sosial yang didirikannya mengunjungi Radiah. “Kami bantu sembako (sembilan bahan pokok), sebisa kami. Kondisinya memang memperihatinkan,” katanya. Sekretaris Desa Pulo, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, Cik Li, menyebutkan di desa itu terdapat tujuh rumah yang tidak layak di desa itu.

“Tahun lalu, dalam sebuah musyawarah desa, kita undi siapa yang mendapatkan bantuan rumah yang sumber dananya kita gunakan dari dana desa. Dua rumah setahun. Namun, saat itu yang mendapat rumah Erpendi dan Sulaiman Gani. Jadi, Mawardi belum kebagian,” katanya.

Setelah foto-foto rumah Radiah menyebar di media sosial. Seorang warga Lhokseumawe yang tidak ingin disebut namanya datang mengunjungi rumah itu. Dermawan ini berjanji segera membangun rumah layak huni buat keluarga mungil itu.

“Orang yang ingin membangun rumah ini, tidak mau disebut siapa namanya. Berbuat baik memang tak mesti diketahui orang banyak,” kata Cik Li. Pernyataan itu diakui Radiah. Dia mengaku sudah didatangi orang yang berjanji membangun rumah untuknya. “Saya berterima kasih,” katanya penuh haru.

Bahkan Baitul Mal, Aceh Utara juga datang memberikan bantuan sembako dan kain sarung. Direncanakan, dua pekan lagi, dermawan itu mulai membangun rumah tersebut. Radiah terus meniti harap, berdoa memberikan yang terbaik buat ketiga anaknya.

Kemiskinan membuat mereka terus bertahan, di daerah yang kaya minyak bumi dan gas. |KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Polres Aceh Timur Selidiki Penemuan Jenazah Bayi di Simpang Ulim

ACEH TIMUR-Penemuan jenazah seorang bayi perempuan di aliran Sungai Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, Minggu (12/07/2026),…

19 hours ago

Pupuk Indonesia Edukasi Pemupukan Berimbang Kepada Petani Wanita dan Petani Cilik di Muara Enim

Muara Enim – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui…

19 hours ago

KJE FC Kampiun Liga Eksekutif JPFC VIII, Taklukkan PS Bank Indonesia Lewat Penalti Azril Nabawi

LHOKSEUMAWE – Koperasi Keuramat Jaya Energy (KJE) FC memastikan diri sebagai kampiun Liga Eksekutif JPFC…

20 hours ago

Ribuan PPPK Lhokseumawe Belum Digaji, Pengamat ; Cermin Kegagalan Sistemik Fiskal Daerah

LHOKSEUMAWE- Pengamat Kebijakan Publik Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Nazaruddin menilai kasus ribuan Pegawai…

1 day ago

Curhat Pelajar yang Diinjak-injak Seorang Gadis ke Bupati Aceh Timur, Ingin Pindah Sekolah

IDI- IR, pelajar SMP di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh mengeluarkan curahan hatinya di depan…

2 days ago

Prodi Psikologi Universitas Malikussaleh Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi BAN-PT

Lhokseumawe– Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal) menjalani Asesmen Lapangan Akreditasi dari Badan…

2 days ago

This website uses cookies.