Categories: News

Akhir Cerita Pedagang Geudong dan PT Kereta Api

ACEH UTARA | Ratusan bangunan yang berdiri di atas tanah milik PT KAI (Persero) di areal Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Rabu (30/1) tertibkan pihak PT KAI (Persero) dibantu petugas Satpol PP dan aparat kemanan.

Vice President PT KAI (Persero) Divre I Rusi Haryono, menyebutkan, penertiban 103 bangunan di lahan seluas kurang lebih 8.762 m2, milik PT KAI (Persero) dilakukan untuk optimalisasi, penataan dan penjagaan aset milik PT KAI (Persero) di lahan pasar tersebut.

Rusi Haryono mengatakan, pada pelaksanaan kegiatan penertiban hari ini PT KAI (Persero) Divre I SU dan Sub Divre I Aceh sebelum melakukan pembongkaran terlebih dahulu sudah melakukan koordinasi dengan aparat kewilayahan Aceh Utara.

“Sebelum kita lakukan pembongkaran bangunan di Keude Geudong di atas lahan PT KAI, kita sudah melakukan kordinasi jauh-jauh hari. Baik itu dengan pihak Muspida maupun Muspika,” kata Rusi Haryono.

Dalam proses penggusuran hari ini dirinya mengaku yang dibantu ratusan personil Satpol PP dan pihak keamanan. Sebelumnya pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para penghuni bangunan yang berada di  lahan aset milik PT KAI (Persero) Keudeu Geudong kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara.

“Kegiatan pelaksanaan penertiban hari berjalan dengan kondusif, aman dan lancar,” pungkas Rusi Haryono.

Sementara itu Muhazir salah seorang pedagang mengaku tidak bisa berbuat apa-apa terkait pembongkaran angunan yang berdiri di atas tanah milik PT KAI (Persero) di areal Keude Geudong.

“Meskipun bangunan dan warung kami dibongkar, kami orang kecil tidak bisa berbuat apa-apa. Sekalipun lahan untuk kami cari makan untuk keluarga saat ini sudah tidak ada lagi,” imbuhnya. |TI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…

7 hours ago

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

This website uses cookies.