ACEH UTARA | Sebanyak 14 paket Tabloid Indonesia Barokah tiba di kantor pos Lhoksemumawe, Provinsi Aceh, pada Rabu (30/1/2019). Tabloid yang menjadi perbincangan karena diduga berisi konten negatif terhadap salah satu pasangan calon presiden itu tidak didistribusikan ke alamat yang tertulis di amplop berwarna kuning. Pada amplop itu tertulis paket tabloid itu dikirim dari Kantor Redaksi dengan alamat Pondok Melati, Bekasi.
Paket tabloid itu ditujukan ke sejumlah pesantren di Kota Lhokseumawe. “Totalnya ada 14 paket yang berisi tabloid itu. Mohon maaf kami tidak bisa membukanya. Itu standar perusahaan, tidak bisa membuka paket kiriman. Namun, kami sampai hari ini tahan pengiriman, karena kontroversi akhir-akhir ini,” kata Manager Proses dan Perantaran Kantor Pos Lhokseumawe Dodi Pulungan, Rabu.
Dia menyebutkan, paket itu disimpan di Kantor Pos Lhokseumawe sampai ada konfirmasi lanjutan dari pengirim barang cetakan tersebut. Dia menyebutkan, tidak tahu detail berapa jumlah eksemplar dalam paket tabloid tersebut karena tidak membuka amplop pengiriman.
“Kiriman itu udah kami instruksikan kepada petugas hantaran untuk tidak didistribusikan sampai ada konfirmasi tindak lanjut apakah itu kiriman dilanjutkan ke penyerahan atau ditarik kembali ke kantor asal,” sebut Dodi.
Dia menyebutkan, PT Pos Indonesia hanya bertugas mengantar kiriman barang hingga sampai ke penerima. Namun, karena kontroversi yang terjadi, sementara paket itu tidak akan dikirimkan ke alamat yang dituju. |KCM
Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
This website uses cookies.