Categories: Sosok

Salim Kisah Penghapal Quran Pertana Non Arab

SALIM adalah salah satu dari 10 orang mantan budak yang berpengaruh di zaman Rasulullah. Beliau ditunjuk sebagai “maha gurunya hafizd Qur’an” dan imam Masjid Quba’.

Salim dimerdekakan oleh sahabat Rasulullah, bernama Abu Hudzaifah. Tidak ada yang tahu siapa kedua orang tua Salim, sehingga beliau lebih dikenal dengan panggilan Salim Maula Abi Huzdaifah.

Asal-usulnya gelap tidak seperti sahabat-sahabat Rasulullah lainnya yang punya kisah masa lalu yang suram. Sebut saja sahabat Zaid dan Bilal, sekalipun pernah menjadi budak tapi karena asal-usulnya ketahuan, maka setelah dimerdekakan disebut Zaid bin Haritash serta Bilal bi  Rabah. Oleh sebab itu, Salim setelah dimerdekakan dan masuk Islam hanya menyertakan nama tokoh yang menyelamatkannya, yakni Abu Hudzaifah.

Dari ciri-ciri fisiknya, Salim Maula Abi Hudzaifah dikenali bukan sebagai orang Arab. Tapi beliau tergolong cerdas dan kuat ingatannya. Beliau adalah hafidz pertama dari bangsa ajam (non-Arab). Bukan itu saja, beliau tergolong sangat fasih melantunkan ayat-ayat Alquran. Bakat yang dimilikinya itu membuat Rasulullah Saw sangat menyayanginya dan mempercayainya.

Rasulullah Saw suatu saat pernah berpesan kepada para sahabat: “Ambillah (riwayat dan cara baca) Alquran dari empat orang: Abdullah bin Mas’ud, Salim Maula Abi Hudzaifah, Ubai bin Kaab, dan Muazd bin Jabal. Prinsip Rasulullah, “Tak penting dari mana asal-usulnya yang penting berkualitas (taqwanya)”.

Prinsip ini juga dijalankan Abu Hudzaifah. Mantan budaknya itu dinikahkan dengan ponakannya sendiri yaitu Fatimah binti al-Walid bin Utbah. Sehingga dalam keluarga Abu Hudzaifah lengkap sudah berkumpul orang-orang penghafal Alquran, yang dijamin masing-masing akan membawa 10 tiket masuk surga.

Semua orang yang mengenal Salim Maula Abi Hudzaifah selalu mengelu-elukannya. Para sahabat menyebutnya “Salim orang sholeh”. Tak ketinggalan Rasulullah memujinya dengan berkata: “Alhamdulillah, Dia menciptakan dari sekian umatku orang sepertimu”.

Salim Maula Hudzaifah dipercaya Rasulullah menjadi imam mesjid Quba’. Sedangkan beliau sendiri menjadi imam mesjid Nabawi. |M Ishom el-Saha

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

14 Rumah Penyintas Banjir Terbengkalai 4 Bulan di Aceh Utara, Tukang Pulang Mengaku Tak Digaji

LHOKSUKON - Sebanyak 14 unit rumah untuk penyintas banjir di Desa Abeuk Reuling, Kecamatan Sawang,…

7 hours ago

TVRI Aceh Rumahkan 17 Kontributor Saat Kontrak Masih Berjalan, IJTI: Jangan Korbankan Ujung Tombak Pemberitaan

BANDA ACEH – Kebijakan TVRI Aceh merumahkan 17 kontributor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh menuai…

7 hours ago

Setahun Menanti Pulang di Utara…

Reza Angkasah terlihat kesal bukan kepalang siang itu, Jumat (11/9/2026). Direktur CV Raya Enginering Aceh…

22 hours ago

DPRK Aceh Timur Setujui Pertanggungjawaban APBK 2025, Bupati Al-Farlaky Banjir Apresiasi

ACEH TIMUR – DPRK Aceh Timur menyetujui Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan…

23 hours ago

Bupati Ayahwa Saksikan Festival Layang Tunang, Syamtalira Aron Terbang Tinggi

ACEH UTARA — Semangat melestarikan permainan tradisional kembali terasa di tengah kemeriahan Milad Samudera Pasai…

23 hours ago

Aceh Timur Juara, Ny. Lismawani Sabet Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I se-Aceh

BANDA ACEH – Nama Kabupaten Aceh Timur kembali harum di tingkat Provinsi Aceh. Ketua TP…

1 day ago

This website uses cookies.