EntertainmentPlt Gubernur Lantik Masriadi jadi Komisioner KPI Aceh

Plt Gubernur Lantik Masriadi jadi Komisioner KPI Aceh

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melantik Masriadi Sambo sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh periode 2017-2020, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Kamis, 26/9.

Dengan dilantiknya anggota baru, Nova berharap, KPI dapat bekerja lebih baik dan menjaga marwah penyiaran di Indonesia khususnya Aceh dengan menyaring konten lebih baik lagi. “Semoga anggota yang baru dilantik ini bisa cepat beradaptasi dan mengemban tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Nova.

Pelantikan tersebut, kata Nova, dilakukan untuk menggantikan salah satu komisioner KPI Aceh sebelumnya yang dijabat oleh Irsal Ambia yang kini menjadi salah satu komisioner KPI pusat. Ia mengaku bangga dengan peraihan yang di peroleh oleh Irsal Ambia. “Untuk pertama kalinya salah satu putra Aceh dapat menduduki salah satu dari 9 komisioner KPI pusat yang sudah dikukuhkan pada tanggal 1 Agustus lalu,” kata Nova.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Plt Gubernur Aceh berhak melantik dan menetapkan komisioner baru sebagai pengganti antar waktu berdasarkan usulan DPR Aceh. Dengan dilantiknya saudara Masriadi ia menginginkan, KPI kedepannya dapat mengemban tugas ini dengan baik sehingga dapat memperkuat tugas-tugas KPI Aceh dengan demikian kontrol dan pengawas terhadap konten penyiaran di daerah dapat dijalankan dengan baik.

Ia menegaskan, tugas dan wewenang KPI Aceh adalah menyusun peraturan dan menetapkan pedoman terhadap prilaku penyiaran, memberikan sanksi terhadap pelanggar peraturan penyiaran serta melakukan koordinasi kepada pemerintah untuk kegiatan penyiaran di daerah.
“Tentunya kewenangan tersebut harus di jalankan dengan baik,” kata Nova.

Selain itu, Nova juga mengingatkan, dengan perkembangan teknologi di zaman ini tugas adan tanggung jawab KPI semakin bertambah berat. Maka dari itu, Nova menginginkan, kemampuan dan kinerja komisioner KPI yang menjabat saat iniil harus lebih update dalam mengikuti perkembangan teknologi.

Ia menambahkan, saat ini kondisi ideologis ekonomi, politik, dan sosial budaya itu bisa berubah ke arah yang baik atau pun sebaliknya. Hal itu semua tak terlepas karena konten-konten yang diterima masyarakat dalam sosial media atau dunia maya.

“Itu adalah ranah kerja KPI, kalau KPI tidak responsif, lalai, atau bahkan tidak memahami teknologinya maka dunia ini bisa berubah. Itu bermakna bahwa tugas KPI sangatlah penting. Jadi tambah hari tambah berat,” kata Nova.

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

PKMN UBC Jilid VI Resmi Ditutup, Formadiksi Unimal Umumkan Para Pemenang

LHOKSEUMAWE – Rangkaian Pekan Kreativitas Mahasiswa Nasional Universitas Malikussaleh...

Dibangun Bupati Al-Farlaky, Jembatan Keude ‘Ong’ Kembali Fungsional

#Dukung Pembangunan Masjid Baitul Hidayah Rp100 Juta ACEH TIMUR –...

Dukung Pelestarian Situs Sejarah, PIM Tata Situs Makam TWK. Muhammad Taher

ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menunjukkan...

Semnas ke-10 PNL Bahas Masa Depan Riset Nasional

LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali memperkuat komitmennya...