LHOKSUKON– Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa menyerahkan secara simbolis bantuan dana tunggu hunian (DTH) untuk 1.620 kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Aula Kantor Camat Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (30/4/2026).
Bantuan senilai Rp 2,9 miliar itu dicairkan untuk mereka yang tidak menerima hunian sementara (Huntara). Masing-masing kepala keluarga menerima Rp 1,8 juta atau Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan untuk biaya sewa rumah.
“Ini bantuan tahap dua, sebelumnya sudah kita serahkan 600 lebih KK di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara,” ujar Ayahwa.
Sedangkan bantuan kali ini untuk 14 kecamatan yaitu Kecamatan Baktiya, Baktiya Barat, Banda Baro, Dewantara, Langkahan, Meurah Mulia, Muara Batu, Nisam, Sawang, Seunuddon, Syamtalira Aron, Tanah Luas dan Kecamatan Tanah Jambo Aye. Seluruh bantuan ditransfer langsung ke rekening penerima bantuan di Bank Syariah Indonesia (BSI).
“Jadi tidak ada bantuan yang singgah di rekening daerah. Dari pemerintah pusat langsung ke penyintas banjir. Kami harap masyarakat memahami mekanisme pencairan ini,” katanya.
Usulkan 50.000 KK
Selain itu, dia menyebutkan bantuan berikutnya telah diusulkan untuk jatah hidup (jadup), stimulus rumah rusak, perbaikan ekonomi dan isi hunian untuk 50.000 kepala keluarga (KK) penyintas banjir.
Dia meminta masyarakat tetap bersabar untuk menerima bantuan dari pemerintah pusat. “Kita terus percepat data, begitu data siap langsung kita minta pencairan. Untuk itu, tetap bersabar, masyarakat juga harap kembali ke rutinitas seperti biasa sebelum saat banjir,” pungkasnya.|MUMUL|AMA|KCM

Subscribe to my channel

