PolhukamPenanganan Ilegal Loging Penting, tapi Lebih Penting Selamatkan Rakyat Kelaparan di Lokasi...

Penanganan Ilegal Loging Penting, tapi Lebih Penting Selamatkan Rakyat Kelaparan di Lokasi Banjir…

ACEH UTARA– Korban banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh meminta pemerintah pusat fokus membantu penanganan dampak banjir untuk saat ini.

Pasalnya, ratusan manyat belum ditemukan di Kabupaten Aceh Utara. Data dari posko utama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, sebanyak 109 orang dinyatakan hilang. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah seiring pencarian korban jiwa masih dilakukan.

Hingga hari ini, listrik masih padam, kekurangan air bersih, tidak ada sinyal komunikasi. Ditambah lagi bahan pangan minim, terpal sebagai hunian sementara, obat-obatan, hingga kelambu untuk pengungsian.

“Kami setuju seluruh bandit illegal loging disikat. Namun fokuskan pada dampak bencana, lebih penting selamatkan rakyat dari kelaparan dan tidak ada tempat tinggal, nanti urus lagi illegal loging,’ terang Usman Nur, salah seorang penyintas banjir di Desa Parang Sikureung, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, kepada Kompas.com Sabtu (6/12/2025).

Dia menyebutkan, pemerintah pusat jangan hanya menerima laporan indah dari aparat dibawah.

“Faktanya kebutuhan bahan pangan minim, air bersih tidak ada. Listrik tidak menyala, sinyal handphone tidak ada. Lengkap sudah penderitaan kami,” terangnya.

Hal yang sama disebutkan pengungsi korban banjir Isbahanur di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

“Bahkan untuk minum pun kami susah. Lalu pemerintah pusat menganggap seluruhnya sudah terkendali. Pak Presiden, tidak terkendali dampak banjir ini, lumpur masih setinggi 3 meter bekas banjir,” terangnya.

Dia berharap Presiden RI Prabowo Subianto mengintruksikan seluruh menterinya ke lokasi bencana. “Terpenting bawa bahan bantuan lewat segala upaya, darat, laut, udara, sungai. Jangan biarkan kami sendirian,” pungkasnya.

Sekadar diketahui,banjir di kawasan itu mulai terjadi 22 November 2025. Kini sejumlah titik masih terisolir dan belum bisa diakses. Sedangkan kabuapten lain di Aceh banjir baru terjadi pada 26 November 2025.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat, Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang “Galodo” di Solok

Solok– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)...

Menjaga Hijau di Balik Energi Bersih: Rekind Ikut Pemulihan Lahan Disposal PLTP Salak 7

SUKABUMI | PT Rekayasa Industri (Rekind) selaku anggota joint...

Lewat Garang Kids U-12, Bupati Al- Farlaky Jaring Talenta Muda Atlet Sepak bola

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Soal Jembatan Bolong Viral, Sekda Aceh Utara Perintahkan PU Segera Perbaiki

LHOKSUKON — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, segera...

Unimal Perkuat Komunikasi Kader Gampong Paloh Punti untuk Tekan Stunting

LHOKSEUMAWE — Universitas Malikussaleh (Unimal) memperkuat kapasitas komunikasi kader...