ACEH UTARA – Ratusan orang memdati kawasan wisata sungai di Desa Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Minggu (27/7/2025). Masyarakat lokal memberi nama destinasi sungai itu dengan sebutan Pantai Bahagia.
Air sungai nan putih jernih menjadi daya tarik utama. Untuk menuju lokasi ini, dari jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh, lihatlah Simpang Cebrek, Kabupaten Aceh Utara. Lalu ikuti jalan line pipa, eks Exxon Mobil yang mulus itu. Setiba di Cluster IV, berbeloklah ke kanan. Ikuti jalan itu hingga mentok ke ujung Pantai Bahagia.
Kelebihan lainnya, sungai itu relative dangkal. Hingga aman untuk berenang. Tanpa khawatir terseret arus sungai. Pengelola destinasi ini juga menyediakan sarana arung jeram, termasuk baju rompi renang disewakan Rp 10 ribu,dan ban mobil bekas yang di sewakan sepuasnya hanya Rp20 ribu.
Tersedia juga pondok untuk bersantai. Hasan Nurdin akrab Rembo menjadi pribadi yang membuka destinasi wisata itu. Sedangkan pengelola destinasi itu, Sudirman menyebutkan juga mengajak masyarakat lokal turut mengelola wisata itu.
“Kami libatkan pemuda lokal, dan pedagang lokal. Agar bisa berjualan dan bekerja di wisata ini,” terangnya.
Saat ini, rata-rata 1000 pengunjung datang ke destinasi wisata itu. mayoritas pengunjung membludak diakhir pekan. Mereka datang dari Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, Lhokseumawe, Bireuen, Gayo, dan Kabupaten Aceh Tengah.
BIaya masuk Rp 5.000 per kendaraan roda dua dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat. “Dua bulan terakhir ini ramai sekali pengunjung,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Aceh Utara, M Nasir, mengapresiasi kehadiran destinasi wisata baru di kabupaten itu.
“Kehadiran pemerintah dalam bentuk pembentukan kelompok sadar wisata, dan lain sebagainya. Bidang pariwisata sudah berbicara dengan pengelola wisata itu, intinya kita dukung seluruh destinasi wisata di Aceh Utara,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

