PolhukamSekda BEREH di RSUZA, Ini Permintaanya

Sekda BEREH di RSUZA, Ini Permintaanya

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr. Taqwallah M.Kes, meminta para dokter spesialis di Rumah Sakit Umum dr.Zainoel Abidin Banda Aceh, untuk selalu melaksanakan program BEREH, di tempat kerja.

BEREH adalah akronim dari Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau. Gerakan yang dicetuskan sekira satu tahun lalu, dan berlaku di seluruh tempat layanan publik di Aceh.

“Jika itu bisa dilakukan, pelayanan kepada pasien pastinya juga akan lebih baik,” kata Taqwallah saat menyerahkan SK Gubernur Aceh kepada 208 dokter spesialis yang ditempatkan bekerja di RSUDZA, Minggu 9 Mei 2021.

Pada kesempatan itu para dokter spesialis ini juga menyatakan komitmen mereka untuk melakukan perubahan dalam memberi pelayanan kesehatan terbaik kepada pasien. Komitmen itu dideklarasikan sebagai bentuk usaha untuk meminimalisir keluhan masyarakat.

Komitmen itu disampaikan dan ditandatangani di hadapan Sekda Aceh, Taqwallah, serta disaksikan Direktur serta manajemen RSUDZA.

Sekda pada kesempatan itu juga menyampaikan arahan kepada para dokter spesialis agar memiliki tanggungjawab dalam bekerja serta amanah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Ada sejumlah poin utama terkait komitmen para dokter yang harus diwujudkan dalam upaya membenahi pelayanan di rumah sakit tersebut.

Seperti, para dokter spesialis diminta mengutamakan meresep obat dan alat kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan. Hal itu demi memastikan pasien tidak terbebani biaya untuk membeli obat yang tidak ditanggung BPJS.

Sekda juga meminta para dokter menjamin kedisiplinan kerja dengan tidak terlambat atau menunda pemeriksaan pasien.

“Juga memastikan tidak adanya keterlambatan dalam mengambil tindakan medis terhadap pasien,” ujar Sekda.

Selain itu, para dokter juga diminta mengupayakan memutus rantai antrian panjang pasien dalam memperoleh pelayanan medis. “Termasuk juga memperkuat komunikasi internal sehingga terwujudnya kesolidan dalam menunaikan kewajiban kerja.”

Proses penyerahan SK dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. 208 dokter spesialis ini dibagi kedalam beberapa kelompok sehingga kegiatan berlangsung lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Al-Farlaky: Rp 15 Miliar Untuk Jalan Lintas Keude Geurubak Tahun 2027

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Dukung Produktivitas Pembudidaya Ikan, Pupuk Indonesia Optimalkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Sumbawa

Sumbawa– PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat dukungan terhadap...

API Wilayah Aceh Gelar Kajian Bulanan Perdana, Bahas Jiwa dan Tahapan Perkembangan Manusia dalam Al-Qur’an

Asosiasi Psikologi Islam Wilayah Aceh menyelenggarakan Kajian Bulanan perdana...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Banjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok

Solok – Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang...

Mengenal Calandra & Sativa Hotel Management

Tumbuh Bersama Industri Perhotelan Indonesia Mengenal perjalanan Calandra & Sativa...