OtomotifKritik Keras ke Ahok, Intip Selera Mobil Andre Rosiade

Kritik Keras ke Ahok, Intip Selera Mobil Andre Rosiade

Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade merespons keras aksi Ahok, yang menurutnya melakukan evaluasi Pertamina secara gaduh. Jika menengok sisi lain Andre Rosiade di bidang otomotif, kira-kira bagaimana seleranya ya?

Dikutip detikcom, Jumat (18/9/2020) Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dimuat dalam situs KPK, Andre Rosiade punya 8 kendaraan roda empat yang nilainya mencapai Rp 4,1 miliar.

Mobil-mobil itu modelnya beragam dari sedan, hatchback, multi purpose vehicles, hingga double cabin. Tapi kebanyakan didominasi oleh merek pabrikan asal Jepang.

Oke, mobil sedan yang dimiliki politisi parta Gerindra di antarnya adalah Toyota Camry 2.5 V A/T tahun 2013 dengan taksiran harga Rp 250 juta. Selain merek Jepang, Andre juga memiliki mobil asal Eropa, Mercedes-Benz S350AT tahun 2011 seharga Rp 450 juta.

Mobil merek Toyota milik Andre lainnya adalah jenis hatchback dan MPV Premium, yakni Innova 2019 seharga Rp 435 juta, Yaris tahun 2014 yang ditaksir Rp 250 juta, Hi Ace Commuter tahun 2014 senilai Rp 375 juta, dan Toyota Alphard tahun 2019 seharga Rp 1 miliar.

Tak ketinggalan, Andre rupanya juga penikmat mobil Nissan, ada dua model yang dimilikinya, yakni Nissan Elgrand 2.5 Highway tahun 2013 senilai Rp 1 miliar, dan Nissan Navara tahun 2016 seharga Rp 400 juta.

Andre Rosiade tengah menyita perhatian publik, sebelumnya ia meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok dari jabatan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero). Andre menilai Ahok telah membuat Pertamina gaduh.

Permintaan Andre agar Ahok dicopot tak terlepas dari pernyataan perihal aib manajemen Pertamina. Sebab, menurut Andre, permasalahan internal Pertamina bukan untuk diumbar-umbar ke publik.

“Seharusnya komut itu kalau ada masalah, perbaikan, dia selesaikan di internal atau laporkan ke Menteri BUMN, tidak mengumbar ke keluar, sehingga menimbulkan kegaduhan dan memberikan citra negatif kepada Pertamina yang berjuang di semester kedua tahun 2020 ini untuk mengembalikan, mendapatkan keuntungan setelah di semester pertama rugi kan,” papar Andre.

|DETIKOTO.COM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah...

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe,...

Bupati Aceh Utara : Data Ulang Masyarakat Miskin, Agar JKA Tepat Sasaran

LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A...

BNPB Beberkan Kendala Pembangunan Huntara Penyintas Banjir Aceh Timur

IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku...

Dana Rehab Sekolah Aceh Tamiang Cair Rp 192 M, Sisa 38 Sekolah Belum Diperbaiki

Aceh Tamiang - Bupati Aceh Tamiang secara resmi...