Categories: FeaturedNews

Harap-harap Cemas Bertahan di Sisa Rumah yang Hancur Saat Banjir Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir di Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, bertahan di sisa rumah yang hancur saat bencana banjir pada 26 November 2025 lalu.

Salah seorang penyintas banjir Hendra Saputra menyebutkan mereka terpaksa bertahan di rumah sisa banjir. “Lihat itu, kita bertahan di bagian dapur. Sedangkan depan rumah sudah hancur. Belum bisa pindah ke Huntara, karena fasilitasnya belum lengkap arus listrik,” terang Hendra.

Di desa itu terdapat 56 unit Huntara untuk penyintas banjir. Sebanyak 17 unit diantaranya belum ditempati dan dibangun diatas lahan korban banjir dikenal dengan sebutan Huntara insitu.

Padahal, kontraktor mitra Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah rampung mengerjakan Huntara pada 22 Maret 2026 lalu.
“Lihat ini, belum ada listriknya,” sebut penyintas banjir Hajidah, di depan Huntara untuk dia dan keluarganya. Hadijah pun bertahan di sisa rumah yang tidak hancur untuk sementara waktu.

“Khawatir juga, takutnya nanti amblas, karena letaknya di pinggir sungai. Tapi mau bagaimana lagi, kita sabar sajalah,” ujarnya. Dia pun berharap pemerintah mempercepat pemasangan listrik untuk sisa Huntara itu.

“Rasanya bagaimana ya, orang lain sudah menempati Huntara, sedangkan kami belum. Malam-malam khawatir kita tidur, takut roboh lagi sisa bangunan rumah,” terangnya.

Keuchik (Kepala Desa) Lancang Barat, Kamaruzzaman menyebutkan untuk Huntara yang telah ditempati juga kekurangan suplai air bersih. “Sumurnya cuman satu, jadi tidak cukup untuk semua penghuni Huntara yang komunal. Kalau boleh dibantu satu sumur lagi dimasing-masing lokasi,” pungkasnya.|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Ini Sikap Polisi dan Pemerintah Aceh Soal Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur

Di balik aktivitas pengeboran sumur minyak tradisional yang menjadi penopang ekonomi sebagian warga Aceh Timur,…

10 hours ago

Dua Mahasiswa JTM PNL Raih Juara I pada National Welding Competition 2026 di PPNS Surabaya

Surabaya – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) di tingkat nasional. Dua…

11 hours ago

Distribusi BBM di Sumatera Utara Semakin Membaik, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman untuk Masyarakat

Medan– Distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal. Berbagai langkah…

11 hours ago

31 Kasus Kekerasan Anak dalam Enam Bulan, Bupati Al Farlaky Siapkan Langkah Pencegahan dan Rumah Aman

Aceh Timur– Kasus kekerasan terhadap anak yang terus menjadi sorotan publik mendapat perhatian serius dari…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Sumatera Utara, Operasionalkan Terminal BBM dan SPBU 24 Jam

Medan – Pertamina Patra Niaga terus memperkuat upaya percepatan normalisasi distribusi BBM di wilayah Sumatera…

1 day ago

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

LHOKSUKON- PT. Pertamina Hulu Energi North Sumatra Offshore (PT. PHE NSO) berkolaborasi dengan Yayasan Solidaritas…

1 day ago

This website uses cookies.