Categories: FeaturedNews

Waspada, Ini 3 Titik Rawan Selama Arus Mudik 2026 di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Tim Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mengungkapkan tiga titik rawan selama arus mudik tahun 2026 di wilayah hukum Lhokseumawe.

Ketiga titik itu yakni jembatan Bayu, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara. Saat ini, terjadi pengerjaan pembangunan jembatan di kawasan itu. Sehingga jalan tidak mulus dan rawan macet. Pemudik diminta untuk ekstra hati-hati.

Selain itu, sepanjang jalan Gunung Sala Kabupaten Aceh Utara ke Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Sepanjang jalan ini kiri-kanan jalan masih terdapat bekas bencana longsor. Jalanan masih dibangun secara darurat, berbatu dan berlumpur. Sehingg diminta pemudik untuk ekstra hati-hati berkendara.

Titik terakhir, sepanjang jalan elak menghubungkan Kota Lhokseumawe dengan Krueng Mane, Kabupaten Aceh Utara. Sepanjang jalan ini terdapat beberapa bagian jalan yang rusak. Sehingga pemudik diminta hati-hati dalam berkendara.

Kepala Bagian Operasi Polres Lhokseumawe Kompol M Abdhi Hendriyatna, Sabtu (14/3/2026) menyebutkan untuk membantu pemudik, mereka mendirikan lima pos operasiyang terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan serta pos pemantauan yang disiagakan di sejumlah titik rawan kepadatan arus lalu lintas hari raya Idulfitri di wilayah setempat.

“Operasi ini melibatkan 120 personel gabungan” sebut M Abdhi.

Abdhi menyebutkan, untuk Pos Pelayanan (Pos Yan) didirikan di depan Terminal Bus Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan salah satu titik aktivitas masyarakat yang cukup ramai, khususnya penumpang yang akan melakukan perjalanan menuju Medan maupun Banda Aceh.

Sementara itu, lanjutnya, Pos Pengamanan (Pos Pam) ditempatkan di Simpang Elak Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Pos ini berfungsi untuk melakukan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas di jalur strategis, khususnya bagi kendaraan yang melintas dari arah Banda Aceh menuju Medan agar dapat diarahkan melintasi Jalan Elak tanpa memasuki pusat Kota Lhokseumawe.

“Selain itu, juga disiapkan sejumlah Pos Pantau, di antaranya di Jalan Elak Buket Raya, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, yang berfungsi memantau arus lalu lintas dan melakukan pengaturan apabila terjadi kepadatan kendaraan,” sebutnya.

Kata Abdhi, Pos Pantau lainnya juga ditempatkan di Simpang Empat Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu titik lalu lintas yang cukup padat, terutama pada saat arus mudik.

Sedangkan satu pos pemantauan lainnya berada di lintasan Gunung Salak, yang nantinya akan difungsikan untuk memantau kondisi arus kendaraan sekaligus melakukan pengaturan apabila terjadi kemacetan.

Selain pendirian pos, lanjut Abdhi, setiap harinya juga akan diterjunkan satuan tugas patroli yang melakukan monitoring di sejumlah jalur utama seperti lintasan Medan – Banda Aceh, Jalan Elak, hingga kawasan Gunung Salak guna memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.

Dia juga menyebutkan, selama Operasi Ketupat pihaknya tetap mengedepankan pendekatan humanis, termasuk dalam pelaksanaan penertiban lalu lintas. Jika ditemukan aksi balap liar, petugas akan melakukan pembubaran serta memberikan imbauan kepada para pelaku.

“Namun apabila kegiatan tersebut berpotensi membahayakan dan dapat menyebabkan kecelakaan, tentu akan dilakukan tindakan tegas sesuai aturan. Tentunya diharapkan pelaksanaan mudik dan aktivitas masyarakat selama Hari Raya Idulfitri dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” imbuhnya

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Kisah Haru di Lokasi Kebakaran Kayu Sisa Aceh Utara…

LHOKSUKON - Nafis terpaksa menghabiskan lebaran Idul Adha kali ini di lokasi kebakaran sisa baju…

4 hours ago

Hadiri Khanduri Laot dan Santunan Anak Yatim, Bupati Al-Farlaky Ajak Sinergi Bangun Aceh Timur

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menghadiri kegiatan Khanduri Laot…

1 day ago

Helikopter Water Bombing Padamkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara

LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di tumpukan kayu sisa banjir Desa Babah…

2 days ago

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak 200 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

3 days ago

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

3 days ago

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan di ajang Top CSR Awards 2026.…

3 days ago

This website uses cookies.