Categories: FeaturedNews

Berbuka Bersama Penyintas Banjir di Pedalaman Aceh Utara …

LHOKSUKON- Sejumlah anak-anak penyintas banjir di Dusun Lhok Pungki, Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Kamis (26/2/2026) mengantre di depan tenda.

Ini kali pertama bagi mereka, berpuasa di tenda pengusian. Seluruh rumah dusun itu hancur dan rata dengan tanah karena banjir pada 26 November 2025 silam. Mereka bertahan di pengungsian sembari menungu hunian sementara (Huntara) rampung dikerjakan.

Hari itu, relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara membagikan bubur kanji rumbi, khas Aceh untuk seluruh penyintas bajir. Sebanyak 85 kepala keluarga kini mengungsi di kawasan itu.

“Alhamdulillah, selama ramadhan ada saja dukungan dari sejumlah relawan. Kami harap ini terus berlanjut sampai warga kami mandiri,” kata Kepala Dusun Lhok Pungki, Firmadi.

Dia menyebutkan, hunian sementara baru rampung sekitar 80 persen. Diperkirakan sebelum lebaran seluruh pengungsi telah menetap di hunian sementara.

“Kami minta agar dibangun lengkap, sehingga nyaman menetap di Huntara. Karena, hunian tetap rasanya akan butuh waktu lebih lama lagi,’ terangnya.

Sementara itu Ketua PMI Aceh Utara, Thantawi, menyebutkan bantuan bahan pangan untuk berbuka puasa terus dibagikan ke seluruh titik pengungsian.

“Selain itu, kita distribusikan kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) dan paket pakaian keluarga,” terangnya.

Dia mengajak seluruh organisasi kemanusiaan tetap beroperasi di Kabupaten Aceh Utara hingga kabupaten itu benar-benar pulih paskabencana. Kebutuhan penyintas banjir saat ini, air bersih, bahan pangan, dan kebutuhan pakaian mejelang lebaran.

“Mari sama-sama bergotong royong bantu pemulihan Aceh Utara,” pungkasnya.

Sejurus kemudian, azan mulai terdengar dari kejauhan. Ramai-ramai anak, ibu, orang tua dan relawan berkumpul untuk berbuka puasa. Seterusnya shalat magrib bersama. Itulah cara penyintas banjir melewati hari-hari selama ramadhan di pedalaman Kabupaten Aceh Utara.

“Semoga hunian tetap untuk korban banjir juga segera dibangun,” pungkas Firmadi.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…

17 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

21 hours ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

22 hours ago

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…

2 days ago

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…

2 days ago

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…

2 days ago

This website uses cookies.