Categories: AdvertorialNews

Komitmen ESG Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Raih Tiga IGA 2026 Berpredikat Platinum

Aceh – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih tiga penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2026 yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility, Rabu (21/1), di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Penghargaanh diberikan dalam kategori khusus Pelayanan Korban Bencana Ekologis Sumatera kepada tiga unit operasi PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, yaitu Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung, IT Lhokseumawe, dan Fuel Terminal (FT) Sei Siak.

Area Manager Comm, Rel & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan apresiasi ini tidak terlepas dari peran tiga unit operasi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yakni IT Teluk Kabung, IT Lhokseumawe, dan FT Sei Siak, yang secara konsisten hadir dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat terdampak.

“Kami bersyukur atas raihan tiga penghargaan Indonesia Green Awards 2026 yang diberikan kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen dan kepedulian kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan dan pelayanan bagi korban bencana ekologis di Sumatera,” ujar Fahrougi.

Ia mengatakan ketiga penghargaan tersebut diraih dengan predikat Platinum Alignment, yang merupakan predikat tertinggi dalam ajang IGA. Pencapaian ini juga merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi.

“Predikat Platinum Alignment ini merupakan pengakuan atas keseriusan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menjalankan program CSR yang tidak hanya responsif terhadap kondisi darurat, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang. Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan guna mendukung pemulihan serta meningkatkan ketangguhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Founder & Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, menegaskan bahwa Indonesia Green Awards 2026 menjadi momentum refleksi bersama bagi dunia usaha terhadap tanggung jawab ekologis yang diemban.

“Bencana ekologis bukan semata peristiwa alam, melainkan cerminan dari sistem tanggung jawab yang kita bangun bersama. Melalui pendekatan ESG, dunia usaha dituntut tidak hanya melindungi manusia dan memulihkan alam, tetapi juga menjaga serta memproteksi keberlanjutan nilai ekonomi,” jelas La Tofi.

Melalui berbagai inisiatif sosial dan kemanusiaan, ketiga unit PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dinilai konsisten menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan terintegrasi bagi masyarakat terdampak bencana ekologis di wilayah Sumatera. Program yang dijalankan mencakup penanganan darurat, pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat, hingga penguatan ketangguhan komunitas pascabencana.

Keberhasilan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut meraih tiga penghargaan IGA 2026 dengan predikat Platinum Alignment menegaskan peran aktif perusahaan dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional sekaligus memperkuat komitmen Pertamina Patra Niaga sebagai perusahaan energi yang berorientasi pada keberlanjutan dan kepedulian sosial.

Indonesia Green Awards merupakan ajang penghargaan nasional yang diberikan kepada institusi dan perusahaan yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam pengelolaan lingkungan, pelaksanaan tanggung jawab sosial, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Predikat Platinum Alignment mencerminkan tingkat keselarasan yang sangat tinggi antara program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dengan prinsip keberlanjutan, penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG), serta kontribusi nyata terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

|RIL|DIMAS|KJ

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Satgas Kemendagri Belum Mampu Menggerakan Percepatan Pemulihan Aceh

ACEH UTARA | Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Masriadi Sambo menyoroti…

21 hours ago

Putusnya Jembatan Sawang Ancam Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Aceh Utara

Aceh Utara - Putusnya Jembatan Sawang di, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, membutuhkan perhatian serius…

24 hours ago

Bupati Ayahwa Serahkan Ratusan Huntara ke Korban Banjir Aceh Utara

ACEH UTARA- Ratusan unit hunian sementara (Huntara) diserahkan ke pengungsi korban banjir di Kecamatan Langkahan,…

24 hours ago

Menata Arah Hotel di Aceh: Dari Sekadar Hunian Menuju Industri Bernilai Strategis

Iwan WahyudiDirector Calandra and Sativa Management Industri perhotelan di Aceh saat ini berada pada titik…

2 days ago

Gabungan Komunitas Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tengah

ACEH TENGAH — setara.id bersama Langkah Gery dan komunitas pendaki menyalurkan bantuan kemanusiaan dari hasil…

3 days ago

Lumpur Masih di Pemukiman, 33 Ribu Korban Banjir Bertahan di Pengungsian

ACEH UTARA– Sebanyak 33.261 jiwa pengungsi korban banjir Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh hingga Selasa…

3 days ago

This website uses cookies.