Categories: FeaturedNews

Aceh Tamiang Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Hingga 3 Februari

ACEH TAMIANGm – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir 20 Januari-3 Februari 2026. Tujuannya untuk memastikan seluruh lumpur di pemukiman penduduk bersih.

Bupati Aceh Timur Armia Pahmi menyebutkan perpanjangan masa tanggap darurat untuk memaksimalkan penanganan darurat korban banjir. Sejauh ini, pemukiman penduduk masih penuh lumpur dan belum tertangani dengan baik.

“Kita ingin memaksimalkan penananganan darurat untuk pembersihan lumpur di seluruh kawasan pemukiman. Target kita, sebelum Ramadhan Februari mendatang, pemukiman sudah bersih dari lumpur,” terang Armia dalam rapat evaluasi penanganan banjir di Aceh Tamiang, Selasa (20/1/2026).

Dia menyebutkan, seluruh tim harus bekerja maksimal untuk menangani seluruh permasalahan yang ditimbulkan pasca banjir. Dia menargetkan, bulan Ramadhan seluruh pengungsi bisa beribadah dengan nyaman dan tenang.

“Pemukiman sudah bisa ditempati, lumpur di pemukiman menjadi fokus utama agar bisa segera ditempati sebelum Ramadhan,” terangnya.

Libatkan Masyarakat

Sementara itu, Andi Bahri, warga Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, meminta pemerintah melibatkan masyarakat dalam pembersihan lumpur di pemukiman dengan pola padatkarya. Artinya, warga membersihkan lumpur sendiri di rumahnya namun diberikan upah dari pemerintah.

“Selama ini kami tidak kerja. Tidak ada juga pekerjaan yang bisa kita lakukan, jadi berharap dari bantuan pemerintah dan bahan pangan relawan,” terangnya.

Jika pemerintah melibatkan masyarakat, kata Andi, mereka bisa mendapatkan penghasilan untuk menata hidup lebih baik pascabencana.

“Semoga bisa didengar pemerintah, agar libatkan masyarakat dan memberi upah pada masyarakat,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

3 hours ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

3 hours ago

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…

21 hours ago

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…

21 hours ago

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky Ajak Mahasiswa Bangun Jejaring yang Kuat

BANDA ACEH – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak generasi muda yang…

2 days ago

This website uses cookies.