Categories: Polhukam

Dugaan Korupsi Pengelolaan KEK Arun, 8 Pejabat BUMN dan Mantan Gubernur Aceh Belum Penuhi Panggilan Jaksa

LHOKSEUMAWE | Sebanyak delapan pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan satu mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf belum memenuhi panggilan jaksa terkait dugaan korupsi dana pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Therry Gautama, Senin (30/6/2025) menyebutkan sebagian mereka dilakukan penjadwalan ulang. Sebagian lagi tidak ada keterangan kenapa tidak hadir memenuhi panggilan penyelidik.

Mereka adalah  KI sebagai Direktur PT Patriot Nusantara Aceh, perusahaan ini pengelola KEK Arun.

B sebagai Deputy Branch Manager Operasi dan Teknik PT Pelindo Lhokseumawe, YA sebagai Direktur Gas PT Pertamina, IAS sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT Pelindo Lhokseumawe, ZS sebagai Plt Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA) Periode 2019 – 2022.

Lalu, ada  IH sebagai sebagai Ex Manager Finance Operational PT Peta Arun Gas (PAG) danRRN sebagai Ex Manager Finance Operational PT PAG.

“Mereka itu belum ada keterangan terkait surat panggilan kita sebelumnya. Maka, kita akan panggil lagi,” sebutnya.

Sedangkan Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, diperiksa pada 2 Juli 2025, setelah sebelumnya berhalangan hadir. Pada hari yang sama akan diperiksa AF sebagai Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM).

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Jadi, penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing pihak,” pungkas Therry.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Helikopter Water Bombing Padamkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara

LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di tumpukan kayu sisa banjir Desa Babah…

11 hours ago

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak 200 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

1 day ago

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

1 day ago

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan di ajang Top CSR Awards 2026.…

1 day ago

Kebakaran Kayu Sisa Banjir Belum Dipadamkan, Warga Minta Diberi Alat Berat Agar Api Tidak Menyebar

LHOKSUKON– Memasuki hari ketiga, kebakaran kayu sisa banjir di Desa Babah Buloh, Kecamatan Sawang, Kabupaten…

1 day ago

NU Lhokseumawe Salurkan Dua Sapi Qurban untuk Korban Banjir dan Santri

Lhokseumawe- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe menyalurkan dua ekor sapi qurban untuk masyarakat…

3 days ago

This website uses cookies.