Categories: Polhukam

Sosok Dibalik Terbongkarnya Aksi Oknum TNI AL Bunuh Sales Mobil di Aceh…

LANGSA– Persidangan kasus pembunuhan sales mobil Hasfiani (37) akrab disapa Imam, warga Kabupaten Aceh Utara yang dibuuh oknum TNI AL Lhokseumawe, Kelasi Dua Dede Irawan mengungkap fakta sosok terbongkarnya kasus ini.

Sejak awal kasus ini, tidak diketahui bagaimana awal mula kasus ini terbongkar. Dalam persidangan digelar Pengadilan Militer I.01 Banda Aceh di Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Provinsi Aceh menghadirkan saksi Adi, prajurit TNI AL.

Adi junior pelaku dan sama-sama bertugas kapal KAL Bireuen. Adi menjelaskan didepan majelis hakim hakim ketua Letkol Chk Arif Kusnandar, Letkol Chk Hari Santoso dan Mayor Chk Raden Muhammad Hendri masing-masing hakim anggota.

Dia menyebutkan, pelaku memerintahkan Adi untuk mencari karung dan memasukan mayat Imam seterusnya dibuang ke Gunug Sala, Kabupaten Aceh Utara. Pelaku sambung Adi berkali-kali menghubungi saksi.

“Saya sudah bilang jangan libatkan saya. Namun pelaku menanyakan apakah dia loyal pada senior, saya jawab siap. Saya juga khawatir dibunuh pelaku,” sebutnya.

Peristiwa itu terjadi pada 14 Maret 2025. Sehari setelah kejadian, Sabtu (15/5/2025), Adi merasa dihantui dan tidak nyaman sehingga bercerita pada seniornya yang lain Kelasi Dua Diandra.

Diandra pula yang melaporkan kasus itu ke perwira di Kapal KAL Bireuen hingga akhirnya pelaku ditangkap. “Saya merasa bersalah, saya merasa dihantui,” kata Adi.

Dari sinilah, pelaku ditangkap seterusnya ditahan di Polisi Militer TNI AL Kota Lhokseumawe. Kasus itu baru dibuka ke publik pada Minggu (16/5/2025).

Sebelumnya, Kelasi Dua berinisial DI membunuh sales mobil Imam pada 14 Maret 2025. Mayatnya dibuang ke Gunung Sala, Kabupaten Aceh Utara dan dimasukan ke dalam karung. Pengadilan militer menggelar sidang secara maratahon dan hari ini memasuki hari kelima, Jumat (9/5/2025)

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

4 hours ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

19 hours ago

Bupati Aceh Utara : Data Ulang Masyarakat Miskin, Agar JKA Tepat Sasaran

LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…

19 hours ago

BNPB Beberkan Kendala Pembangunan Huntara Penyintas Banjir Aceh Timur

IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…

1 day ago

Dana Rehab Sekolah Aceh Tamiang Cair Rp 192 M, Sisa 38 Sekolah Belum Diperbaiki

Aceh Tamiang - Bupati Aceh Tamiang secara resmi meluncurkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Sumbar Jaga Penyaluran BBM dan LPG Tepat Sasaran

Padang— Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat…

2 days ago

This website uses cookies.